Tips Sebelum Olahraga Triathlon yang Lagi Populer, Biar Tak Gampang Cedera

Rabu, Oktober 26, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Tips sebelum coba olahraga triathlon (Foto: Sportsdestinations)

AJANG triathlon makin diminati masyarakat untuk ikut lomba renang, balap sepeda, dan lari. Tapi ada yang harus diperhatikan sebelum ikut ajang seperti ini agar tak mudah cedera.

Sebelum ikut triathlon, pasti seseorang perlu latihan endurance dengan intensitas tinggi. Jika tak ada persiapan yang cukup dapat menyebabkan munculnya permasalahan kesehatan bagi para peserta, yakni cedera.

Sebuah studi menyatakan, 56% atau sebanyak 490 kasus cedera muncul karena latihan terlalu berlebihan. Lalu 25% di antaranya merupakan cedera lutut yang meliputi memar, keseleo, bahkan hingga patah tulang.

Triathlon

Dalam studi yang sama, disebutkan bagian lutut merupakan salah satu tempat yang memiliki mayoritas cedera akut sedang dan berat. Apalagi jika latihan tersebut dilakukan tanpa persiapan fisik yang tepat.

Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga Royal Sports Performance Centre dr. Sophia Hage, SpKO, mengatakan, latihan fisik yang tidak dilakukan dengan tepat, atau tidak sesuai dengan kondisi fisik seseorang, dapat mengakibatkan keluhan kesehatan terutama pada bagian ekstremitas bawah tubuh manusia.

"Saat ikut triathlon, ekstremitas tubuh bawah seperti lutut dan pergelangan kaki merupakan bagian tubuh yang krusial sebagai tumpuan tubuh saat bergerak," terangnya dalam keterangan resmi.

Maka itu, sebelum melakukan latihan, Anda perlu melakukan initial check up seperti fitness test yang mencakup pemeriksaan komposisi tubuh dan postur, fleksibilitas, kekuatan otot, ketahanan otot, dan ketahanan jantung paru.

"Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kebugaran peserta sehingga dapat menentukan jenis dan intensitas latihan yang tepat.”

Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, Konsultan Sport Injury Royal Sports Medicine Centre dr. Bobby N. Nelwan, SpOT (K) menambahkan, cedera akibat olahraga memang dapat tetap terjadi meskipun telah dilakukan persiapan sedemikian rupa. Terutama pada cabang olahraga renang, sepeda, dan lari, nyeri lutut sangat mungkin terjadi saat sedang melakukan aktivitas olahraga.

“Keluhan nyeri yang muncul pada lutut, apalagi sudah terjadi berulang kali, merupakan indikasi awal yang perlu diperhatikan oleh atlet atau penggiat olahraga. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui sebab dari nyeri yang dirasakan," ujarnya.

Nah step pemeriksaannya meliputi inspeksi, palpasi, dan pemeriksaan khusus untuk menilai meniskus dan ligamen lutut. Setelah mengetahui permasalahan utama dari nyeri, dokter akan memberikan rekomendasi penanganan yang terbaik seperti cukup dengan fisioterapi atau harus ditindak lebih lanjut dengan metode Arthroscopy,” tambah dr. Bobby.



Sumber : okezone.com

0 comments: