Tolak Beri Kursi Prioritas ke Lansia di Kereta, Wanita Ini Malah Dipuji, Kok Bisa?

Jumat, Oktober 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


SEORANG pelancong dipuji karena menolak memberikan kursinya untuk orang lanjut usia atau lansia. Hal ini mungkin janggal karena memberikan tempat duduk kepada yang membutuhkannya seperti orang tua, wanita hamil, anak-anak atau penyandang disabilitas adalah hal sopan.

Namun, di forum online Reddit, seorang wanita muda menjelaskan mengapa dia menolak memberikan kursinya kepada lansia di kereta.

Melansir dari Daily Star, Kamis (27/10/2022), wanita berusia 32 tahun yang tidak disebutkan namanya itu menjelaskan bahwa dia telah memesan kereta api dari London, Inggris ke Aberdeen di Skotlandia.

“Ini adalah perjalanan 7 jam. Jadi, saya memesan sendiri kursi kelas satu jauh-jauh hari sebelumnya. Kursi kelas satu di kereta Inggris bisa mahal, tapi saya memutuskan untuk memanjakan diri sendiri,” tulisnya.

Wanita tersebut menjelaskan mengapa dia mengambil risiko dan membayar untuk kursi yang lebih mahal.

“Saya melakukan perjalanan sehari setelah kembali dari perjalanan kerja selama dua minggu ke luar negeri, dan saya tahu saya akan kelelahan, benar-benar tidak dapat berjalan,” katanya.

“Saya tahu saya memiliki pekerjaan yang harus dilakukan di kereta, jadi saya ingin memastikan saya memiliki ruang atau kenyamanan untuk dapat bekerja,” sambungnya.

Ia juga mengatakan, pada kereta tertentu di Inggris, gerbong kelas satu memiliki ‘kursi individu’ yang berarti Anda tidak duduk di sebelah atau duduk di seberang siapa pun.

Selain itu, ketika naik ke kereta di London, dia menyadari kursinya ditandai sebagai ‘kursi prioritas’ yang berada di ujung gerbong bagi mereka yang memiliki masalah mobilitas.

“Seorang wanita mengejar saya yang berusia sekitar 60 tahun dan menunjuk tanda di atas kepala saya, dan dengan kasar menyuruh saya pindah, karena dia sudah tua. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya telah memesan tempat duduk, dan dia perlu bicara dengan seorang anggota staf untuk mencari kursi lain untuknya,” lanjut wanita tersebut.

“Dia menunjukkan bahwa keretanya penuh (bahkan kelas satu penuh), dan tidak ada kursi lain. Saya meminta maaf, tetapi menegaskan kembali bahwa saya telah memesan kursi dan tidak akan pindah.”


Akhirnya, seorang pekerja kereta api datang, dan memeriksa tiket lansia tersebut.

“Wanita itu telah memesan tiket pulang, tetapi dia tidak memesan kursi tertentu.”

Dia bertanya apakah salah satu dari kami akan mempertimbangkan untuk pindah ke kelas standar, jika dia dapat menemukan tempat duduk untuk kami.

“Saya kembali menolak, menjelaskan bahwa saya telah memesan kursi jauh sebelumnya dan saya membutuhkannya.”

Akhirnya dia membawa lansia tersebut ke kelas standar.

“Saya merasa tidak enak, tetapi saya juga tidak berpikir perlu menempatkan diri saya dalam ketidaknyamanan yang parah, karena orang lain tidak berpikir ke depan, dan memesan tempat duduk.”

Ilustrasi

Wanita itu bertanya kepada pengguna Reddit, apakah dia (terlihat) jahat karena perilakunya.

Kebanyakan orang dalam komentar mengatakan bahwa perusahaan kereta api yang salah, dan bukan dia.

“Aneh bagi saya bahwa mereka akan memiliki kursi prioritas yang dapat dipesan untuk orang-orang yang tidak membutuhkannya,” tulis seseorang.

“Haruskah perusahaan menjual kursi disabilitas kepada orang yang tidak cacat? Tidak,” lanjut yang kedua.

Sementara yang lain menganggap wanita yang lebih tua itu yang salah.


Sumber : OKEZONE.COM

0 comments: