10 Destinasi Wisata Internasional Ini Jadi Favorit Turis Indonesia Untuk Libur Akhir Tahun, Sudah Beli Tiket?

Jumat, November 25, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


 Sejak pandmi Covid-19 mereda, mulai terlihat peningkatan mobilitas masyarakat untuk liburan atau wisata. Berdasarkan data dari Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO) menyebutkan bahwa pariwisata internasional menunjukkan pemulihan yang kuat.

Sebanyak 474 juta wisatawan melakukan perjalanan internasional selama periode Januari hingga Juli 2022, dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2021 dengan total jumlah 175 juta wisatawan.

Di Indonesia, periode libur Natal dan tahun baru (Nataru), bersamaan dengan libur sekolah pada akhir tahun, kerap dimanfaatkan sebagai momen berwisata oleh masyarakat. Hal ini terefleksi dari data pemerintah yang menyebutkan bahwa potensi mobilitas masyarakat jelang Nataru 2022/2023 diprediksi akan mencapai 22,4 persen dari total populasi nasional .

Ilustrasi liburan (Pexels.com/Asad Photo Maldives)
“Dengan kondisi global yang semakin pulih dari pandemi, minat untuk melakukan perjalanan semakin menguat. Sepanjang tahun ini kita sudah mendengar istilah revenge travel dimana masyarakat di seluruh dunia memiliki keinginan kuat untuk kembali berwisata, begitu pun dengan masyarakat Indonesia," kata Chief Marketing Officer Traveloka, Shirley Lesmana, dalam keterangannya baru-baru ini.

Melonjaknya minat masyarakat untuk berlibur akhir tahun turut mendorong kesuksesan dari gelaran Traveloka Travel Fair 11.11. Shirley mencatat bahwa minat masyarakat terhadap destinasi domestik maupun internasional terus mengalami pertumbuhan, terutama pada destinasi di Asia Tenggara.

"Tidak hanya untuk tujuan domestik, konsumen kami juga turut mengincar destinasi internasional," kata dia.

Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan minat masyarakat yang tumbuh sebesar 40 persen untuk melakukan perjalanan ke destinasi internasional favorit, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, Vietnam, Taiwan, dan Australia pada periode kampanye dibandingkan dengan periode biasa.

"Beberapa negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia, masih menjadi destinasi favorit konsumen karena menerapkan bebas visa dan memiliki akses yang mudah dengan berbagai pilihan penerbangan langsung. Namun, sejak kuartal III tahun ini, minat masyarakat Indonesia untuk bepergian ke Jepang dan Korea Selatan meningkat signifikan seiring dengan dibukanya perbatasan di kedua negara itu," kata dia.

Shirley memaparkan bahwa dari data yang mereka menunjukkan bahwa selain berwisata, minat konsumen untuk beraktivitas di luar ruang, melihat atraksi atau mengunjungi taman bermain juga menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya pemesanan tiket atraksi lokal melalui Traveloka Xperience selama periode prmo  hingga 24 persen dibandingkan dengan periode biasa.

Jenis taman wisata atau atraksi yang digemari oleh konsumen adalah destinasi yang menawarkan beragam permainan untuk seluruh keluarga, seperti Dufan di Jakarta, Jatim Park di Kota Batu, dan Trans Studio di Bandung, hingga Universal Studios di Singapura.


Selain destinasi luar negeri yang mengalami lonjakan peminat, destinasi domestik juga tetap menjadi primadona bagi konsumen. Destinasi-destinasi favorit kota besar yang menjadi incaran selama Traveloka Travel Fair 11.11. adalah Bali, Medan, Surabaya, Makassar, dan Jakarta. Menariknya, promosi Traveloka ini juga menunjukkan munculnya minat terhadap destinasi-destinasi wisata yang mulai berkembang, seperti Batam, Pekanbaru, Biak, Mando, Timika, dan Kendari.

Sumber  SUARA.COM

0 comments: