3 Perayaan Halloween Berujung Tragedi, Salah Satunya Masih Menyisakan Misteri

Selasa, November 01, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 10 31 18 2698046 3-perayaan-halloween-berujung-tragedi-salah-satunya-masih-menyisakan-misteri-cDKn92R5kz.jpgSepatu dan labu plastik yang terlihat di lokasi pesta Halloween di Itaewon, Korea Selatan, 30 Oktober 2022. (Foto: Reuters)

JAKARTA Halloween merupakan sebuah tradisi yang digelar setiap malam akhir Oktober dengan diiringi peragaan busana serba menakutkan. Namun, siapa sangka perayaan tersebut bisa berakhir mematikan bagi yang mengikutinya.

Baru-baru ini, pesta perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan, memakan sejumlah 151 korban Jiwa akibat terjadinya kerumunan. Aksi berhimpitan ini berawal dari membludaknya massa yang ingin mengikuti perayaan Halloween di gang sempit Itaewon. Akibatnya, banyak orang pingsan dan meninggal dunia karena kesulitan bernapas.

Bukan hanya tragedi Itaewon, ada sejumlah kisah nyata terkait Halloween yang malah menjadi malapetaka. Menyebabkan korban kehilangan nyawa atau hilang tak pernah ditemukan kembali. Melansir dari berbagai sumber berikut beberapa tragedi mematikan saat perayaan Halloween.

1. Louisiana, Amerika Serikat

Pada 1992, seorang siswa pertukaran pelajar asal Jepang bernama Yoshihiro Hattori yang berusia 16 tahun menjadi korban penembakan oleh tetangganya saat hendak merayakan Halloween.

Saat itu, ia pergi bersama temannya yang bernama Webb. Dengan mengenakan pakaian yang dipakai John Travolta pada film Saturday Night Fever, Yoshi, sapaan akrab Hattori, dan Webb berangkat dan mencari lokasi pesta. Mereka pun memutuskan untuk mengetuk pintu rumah Rodney Peairs.

Kemudian, tuan rumah tersebut membuka pintu sambil menodongkan pistol Magnum ke arah mereka. Yoshi berusaha menjelaskan bahwa tujuannya hanyalah untuk pesta dan tidak bermaksud lain. Ia terus melangkah ke depan meski Peairs menyuruhnya untuk diam.

Namun nahas, Peairs menembakkan pistolnya satu kali ke arah dada Yoshi, lalu membanting dan menutup pintu.

2. Pennsylvania, Amerika Serikat

Seorang siswa pascasarjana berusia 39 tahun di Penn State University bernama Cindy Song dikabarkan menghilang tanpa jejak setelah meninggalkan pesta Halloween pada 2001.

Pada tanggal 31 Oktober, Cindy memutuskan untuk libur dari studinya dan merayakan liburan. Cindy dan teman-temannya, Stacy Paik dan Lisa Kim akan menghadiri pesta kostum di Player's Nite Club di College Avenue.

Mengenakan kostum kelinci dengan rok tenis putih, telinga kelinci dan ekor, dia tiba di pesta di mana dia bertemu teman-temannya. Cindy diantar pulang oleh teman-temannya pada pukul 4.00 pagi pada Kamis tanggal 1 November, di luar Park Apartments, di Clinton Avenue. Ini adalah terakhir kalinya mereka melihat Cindy. Sejak saat itu, Cindy Song dinyatakan menghilang

Setelah dilaporkan kepada pihak kepolisian, tak ada tanda-tanda Cindy menghilang. Bahkan ponsel, tas, bulu mata yang ia kenakan pada malam itu masih tersimpan rapi di dalam kamarnya. Penyelidik tidak menemukan bukti 'permainan curang' dan tidak ada aktivitas di kartu kredit atau ponselnya. Kasus itu akhirnya membeku dan tak terpecahkan hingga sekarang.

2. Indianapolis, Amerika Serikat

Salah satu tragedi perayaan Halloween terburuk sepanjang sejarah terjadi di Indianapolis, Amerika Serikat. Saat itu, ratusan orang berkumpul untuk menonton pertunjukan “Holiday on Ice” di Indiana State Fairgrounds Coliseum pada 31 Oktober 1963.

Pada menit-menit terakhir pertunjukan, tangki propana seberat 100 pon (sekira 45 kg) meledak di bawah area tempat duduk. Ledakan itu membuat penonton dan puing-puing besar beterbangan ke udara. Sebanyak 74 orang tewas dan lebih dari 400 terluka dilaporkan akibat tragedi ini.

Sumber : okezone

0 comments: