4 Peneliti Indonesia Raih Penghargaan L'Oreal-UNESCO 2022, Ada dari ITB-Unhas

Jumat, November 18, 2022 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments




L'Oreal-UNESCO for Women in Science National Fellowship Awards digelar untuk ke-18 kalinya. Selama 18 tahun program ini berjalan, FWIS telah memberikan penghargaan dan pendanaan penelitian ilmiah kepada 63 perempuan peneliti muda Indonesia.

Tahun ini, acara inagurasi digelar secara virtual pada Kamis (10/11) lalu, bertepatan dengan hari Pahlawan Nasional. Hari tersebut juga sekaligus bertepatan dengan World Science Day for Peace and Development untuk merayakan pentingnya peranan ilmuwan dan dunia ilmu pengetahuan bagi kemajuan bangsa.

Corporate Responsibility Director L'Oréal Indonesia, Fikri Alhabsie mengatakan program penghargaan tersebut bertujuan mencetak local heroes yang akan membawa nama harum Indonesia hingga level internasional.

"Melalui program ini, kami mengajak mereka yang percaya pada kesetaraan untuk bergabung bersama kami dalam meningkatkan kesadaran akan tantangan yang dihadapi oleh perempuan peneliti," katanya dikutip dari laman resmi Farmasi Unhas, Kamis (17/11/2022).

Empat Peneliti Indonesia Raih Penghargaan
Penghargaan ini dinilai oleh sembilan jajaran juri L'Oréal-UNESCO yang merupakan guru besar dari berbagai universitas dan institusi ternama di Indonesia. Penjurian diketuai oleh Prof. Dr. Endang Sukara dari Universitas Nasional Jakarta.

Setelah melewati proses panjang, terdapat empat pemenang yang akan dianugerahi pendanaan riset. Keempat pemenang tersebut adalah peneliti asal Indonesia yang berasal dari perguruan tinggi ternama.

Satu berasal dari kampus Harvard University, dua berasal dari perguruan tinggi negeri di Indonesia, dan satu lagi dari lembaga riset RI. Berikut daftarnya.

1. Novalia Pishesha, Ph.D., (Harvard University)
2. Nurhasni Hasan, S.Si., M.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt., (Universitas Hasanudin)
3. Rindia Maharani Putri, Ph.D., (Institut Teknologi Bandung)
4. Dr. Anastasia Wheni Indrianingsih, (Badan Riset & Inovasi Nasional)


Penelitian Dosen Unhas dan Periset BRIN
Salah satu penerima award, Nurhasni Hasan, S.Si., M.Si., M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt. adalah salah seorang dosen di Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin.

Kontribusi dosen Unhas tersebut terhadap dunia kesehatan yakni mengangkat penelitian bertopik "pH-responsive Hybrid Nanoparticles-in-Large Porous Particles System for the Treatment of Lung Cancer: Enhance Therapeutic Efficacy of Anticancer Agents (Nitric Oxide and Natural Product) by Internalization into Cancer Cells."

Sementara itu, periset BRIN, Anastasia Wheni Indrianingsih, berhasil meraih penghargaan atas rancangan "adsorben pad" agar masa simpan makanan segar dapat lebih panjang.

Mengutip akun instagram resmi BRIN, "adsorben pad" ini terbuat dari bahan bioselulosa, nanopartikel perak, dan ekstrak bunga telang yang memiliki sifat antibakteri dan antioksidan.

Untuk mencapai tujuannya tersebut, Anastasia Wheni melakukan karakterisasi kimia, fisika, dan aktivitas uji antibakteri pada proses pembuatan "adsorben pad".

Selamat kepada para pemenang!

Sumber : detik.com

0 comments: