4 Tips Agar Bisnis Tetap Aman di Tengah Gejolak Inflasi

Senin, November 07, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Setiap bisnis rentan, baik besar atau kecil. Terlebih di tengah kondisi yang tak pasti ini, berbagai negara tak terkecuali Indonesia diprediksi akan mengalami inflasi. Kondisi ini tentu membuat para pebisnis cemas dengan keberlangsungan bisnis mereka.

Dalam kondisi ini, sangat penting bagi para pebisnis menyadari risiko yang menimbulkan ancaman. Kuncinya adalah bersiap dan tahu cara menghadapi inflasi dalam bisnis. Dengan demikian, bisnis yang dijalankan dapat bertahan meski di tengah gejolak inflasi. Nah, agar bisnis Anda bisa terus berjalan lancar dan aman, yuk simak tips yang dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

1. Genjot Produktivitas

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk menjaga bisnis tetap aman di tengah gejolak inflasi adalah dengan meningkatkan produktivitas. Pasalnya, semakin cepat dan efisien Anda dan karyawan Anda bekerja, semakin tinggi pula margin keuntungan yang akan didapat. Meski demikian, Anda tetap perlu memperhatikan kesejahteraan karyawan saat berusaha meningkatkan produktivitas.

Di samping itu, Anda juga bisa memanfaatkan teknologi atau alat bisnis yang tepat agar lebih efisien, namun output yang dihasilkan tetap sama. Seiring berkembangnya teknologi, Anda dapat memanfaatkan inovasi teknologi, seperti perangkat lunak akuntansi atau teknologi pembayaran untuk mengatasi kenaikan biaya berbisnis sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis Anda.

2. Pangkas Biaya yang Tidak Diperlukan

Dalam menghadapi inflasi, Anda harus pintar-pintar memangkas biaya untuk perampingan anggaran. Misalnya, jika bisnis Anda menggunakan model hybrid yang memungkinkan fleksibilitas, Anda bisa pindah ke kantor yang lebih kecil dan lebih murah atau menerapkan work from home.

Saat melakukan pemangkasan biaya, pastikan periksa apakah perusahaan membayar produk atau layanan yang tidak digunakan. Jika ya, segera batalkan pembelian item tersebut. Pasalnya, pengambilan keputusan yang tepat, terutama dalam hal pengeluaran, sangat penting dalam bisnis apa pun.

3. Evaluasi Arus Keuangan

Arus keuangan yang baik menjadi kunci dalam keberlangsungan bisnis. Untuk itu, pastikan untuk selalu mengevaluasi arus keuangan, termasuk margin keuntungan. Pasalnya, inflasi dapat menyebabkan harga bahan baku dan input lainnya meningkat, yang kemudian dapat memakan margin keuntungan pada bisnis Anda.

Dalam hal ini, Anda bisa mulai dengan mengevaluasi kembali biaya dan menganalisis margin apa yang dihadapi dalam perekonomian saat ini. Dari analisa ini, mulailah mencari solusi untuk meningkatkan margin tersebut dengan tetap memastikan produk dan layanan berkualitas.

Selain itu, Anda juga harus meninjau harga secara teratur dan memastikan harganya masih sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Jika perlu, lakukan penyesuaian harga untuk memastikan Anda masih menghasilkan keuntungan yang layak dan memiliki arus keuangan positif setiap saat.

4. Manfaatkan Layanan Bank

Dalam berbisnis, tidak semua hal tentunya bisa ditangani sendiri. Beberapa pebisnis bahkan memanfaatkan layanan bank untuk mengatur bisnisnya. BNIDirect dapat menjadi solusi yang tepat untuk membantu Anda dalam pengelolaan arus kas keuangan, memenuhi kebutuhan operasional perusahaan dengan optimal melalui manajemen likuiditas.

Sumber : detik.com

0 comments: