6 Alasan Kenapa Belanja di Thailand Lebih Murah Dibandingkan Indonesia

Kamis, November 03, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


ADA sederet alasan kenapa belanja di Thailand lebih murah dibandingkan Indonesia. Thailand termasuk negara paling banyak dikunjungi turis di Asia Tenggara. Negeri Gajah Putih punya banyak tempat wisata menarik favorit wisatawan.

Selain karena tempat wisata, alasan lain turis suka berkunjung ke Thailand karena biaya hidup di sana tergolong rendah. Meski perekonomian di Thailand sedikit lebih tinggi dibanding Indonesia, tapi harga kebutuhan pokok di sana masih relatif sama atau bahkan lebih murah dari Indonesia.

Soal mata uang, Thailand juga masih tinggi dari Indonesia. 1 Baht Thailand senilai dengan Rp410 rupiah. Maka tak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang memasukkan Thailand ke dalam itinerary mereka.

Berikut alasan kenapa liburan dan belanja di Thailand lebih murah dibanding Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber;

Harga makanan di kawasan wisata lebih terjangkau

Salah satu kawasan wisata yang populer di Thailand adalah Khao San Road. Kawasan tersebut merupakan tempat berkumpulnya backpackers dari seluruh dunia.

Kawasan Khao San Road mirip dengan Jalan Malioboro yang ada di Indonesia. Ketika berkunjung ke sini, Anda bisa menemukan penginapan murah meriah, hotel kelas menengah, warnet, agen perjalanan, toko buku, restoran, dan lainnya. Selain itu, Anda juga bisa membeli sepiring makanan Thailand ditambah minuman soft drink dengan harga sekitar Rp41.000.

Makanan populer Thailand

Makanan-makanan populer Thailand, seperti tom yum goong (sup udang pedas), som tam (salad pepaya hijau pedas), pad Thai (mi goreng khas Thailand), dan masih banyak lagi, bisa Anda temukan dengan mudah.

Makanan-makanan tersebut banyak dijajakan oleh para pedagang street food, kedai makanan, juga restoran seafood. Harganya sendiri bervariasi, tergantung tempat Anda membelinya.

Di kedai makanan atau street food, Anda bisa membeli tom yum dengan harga di bawah Rp41.000. Namun, di berbagai restoran seafood, harganya bisa lebih dari harga yang ditawarkan di street food.

Selain itu di Bangkok, Anda juga bisa mendapatkan seporsi som tam dengan kisaran harga Rp14.000.

Namun, menurut Kementerian Perdagangan Thailand, harga tersebut bisa berbeda-beda di berbagai daerah.



Makanan street food yang ramah di kantong

Jajanan street food bisa Anda temukan dengan mudah di setiap sudut kota Bangkok. Banyak cemilan, jajan nasi lengkap dengan lauknya di tempat-tempat tersebut.

Untuk harga sepiring hidangan Thailand, yang terdiri dari nasi, sayuran, dan sepotong kecil daging dijual dengan kisaran harga Rp12.000 hingga Rp20.000.

Jika Anda ingin mencicipi pad Thai langsung di Thailand, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp12.000 sampai Rp16.000.

Namun, perlu Anda ketahui jika 90 persen makanan Thailand tidak menggunakan daging sapi. Daging yang paling banyak digunakan adalah daging babi dan ayam. Untuk para wisatawan muslim, mungkin akan sedikit kesulitan menemukan makanan street food yang halal. Jika Anda merasa kurang yakin dengan kehalalan makanan di area street food, Anda bisa mencoba makanan di restoran-restoran halal di Bangkok.

Makanan di restoran

Makanan di restoran tentu akan lebih mahal dibanding makanan street food. Makan di restoran indoor standar dengan tempat duduk dan AC berkisar Rp41.000 - Rp82.000 per orang.

Ilustrasi

Sementara, restoran kelas menengah lebih tinggi lagi, sekitar Rp185.000 – Rp246.000, dengan kisaran harga tertinggi Rp390.000, karena tidak semua restoran sama.

Jika Anda ingin makan di restoran bintang lima, maka Anda harus bersiap mengeluarkan uang sekitar Rp1,2 juta.

Biaya tempat tinggal yang terjangkau

Jika Anda ingin berlibur ke Thailand, tentunya Anda juga memikirkan tempat tinggal Anda selama berada di sana.

Di Bangkok, Anda bisa mendapatkan kamar pribadi untuk dua orang di pusat kota dengan harga mulai dari Rp100 ribuan.

Selain kamar pribadi, Anda juga bisa menyewa apartemen studio type dengan harga sekitar Rp1,1 juta per bulan. Harga tersebut sudah termasuk murah untuk ukuran apartemen di tengah kota, dengan lokasi yang dekat dengan kereta listrik bawah tanah.

Namun, harga tersebut belum termasuk air, listrik, dan biaya servis gedung. Jadi, total biaya yang harus Anda keluarkan per bulannya sekitar Rp1,4 juta.

Transportasi murah dan mudah diakses

Thailand memiliki sistem transportasi berupa MRT, LRT, busway, dan juga bus sungai. Bahkan, jalur MRT saat ini sedang ditambah, menunjukkan pembangunan di sana terus berlanjut.

Salah satu hal yang menarik tentang transportasi di Thailand adalah tarif airport link yang lebih murah daripada di Jakarta. Penumpang hanya perlu membayar sekitar Rp20.000 untuk perjalanan ke dalam kota.

Jadi, jika Anda bisa menghemat biaya transportasi dan juga penginapan Anda, maka uang yang seharusnya Anda gunakan untuk dua hal tersebut, bisa Anda pakai untuk belanja kebutuhan lain.

Sumber : OKEZONE.COM

0 comments: