7 Sungai di Bali yang Jadi Pilihan Destinasi Wisata

Senin, November 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jika mengeksplorasi keindahan alam pulau Dewata Bali tak ada habisnya. Pulau Bali memang memiliki potensi wisata yang sangat beragam, sehingga tidak mengherankan apabila Bali selalu didatangi oleh wisatawan mancanegara.

Pulau Dewata tak cuma punya tempat wisata pantai, tapi juga ada beberapa sungai yang jadi destinasi wisata. Dilansir dari laman Badan Pusat Statistik Bali, setidaknya ada 246 sungai di Bali. Namun, terdapat tujuh sungai yang populer dan jadi primadona wisata. Simak berikut rekomendasinya.

Daftar Sungai Populer di Bali
1. Sungai Ayung

Disitat dari jurnal berjudul Status Mutu Air Sungai Ayung Berdasarkan Data Pemantauan Kualitas Air Tahun 2014-2018 oleh I Made Sara Wijana dkk, Sungai Ayung atau disebut Tukad Ayung (dalam bahasa Bali), memiliki panjang kurang lebih 68,5 km dengan luas wilayah DAS 30.981 Ha.

Sungai Ayung berhulu di Kabupaten Buleleng, Bangli, dan Badung serta berhilir di Kota Denpasar. Wilayah DAS ini berada di sembilan wilayah dan bermuara di pantai Padang Galak Sanur.

Beberapa bagian sungai yang berarus deras dimanfaatkan sebagai sektor pariwisata. Sungai ini paling populer menjadi tempat rekreasi petualangan arung jeram atau rafting.

Selain itu, sungai ini juga digunakan untuk kepentingan kegiatan sosial religius, seperti upacara Melasti, Nganyut, dan kegiatan ritual keagamaan lainnya.

2. Sungai Telaga Waja
Dilansir dari laman Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Karangasem, dijelaskan bahwa Sungai Telaga Waja bermata air di lereng Gunung Abang dan melewati kota-kota dan lereng tumbuhan liar di sepanjang wilayah Desa Rendang, bermuara ke laut di Kabupaten Klungkung.

Letaknya Sungai Telaga Waja berada di Desa Muncan, Kec. Rendang, Kab. Karangasem, yang menempati wilayah bagian Timur pulau.

Sungai ini jauh dari keramaian, sehingga tak perlu diragukan lagi pemandangan alamnya begitu asri. Hamparan sawah terasering, pepohonan rindang, udara yang masih terjaga kebersihannya, akan menjadi sajian yang tidak bisa Anda dapatkan di perkotaan.

Saat menyusuri sungai, Anda juga bisa menjajal aktivitas rafting dengan panjang trek sekitar 12 km. Tak cukup sampai disitu, kesegaran alam bisa dirasakan saat mampir ke pusat mata air yang terletak di Yeh Esah.

Ada pemandian di luar pura yang sering dimanfaatkan warga dan yang akan bersembahyang untuk mandi membersihkan badan, airnya benar-benar jernih dan sejuk.

Keindahan alam sepanjang aliran sungai, dengan tebing dan petak-petak persawahan berlatar Gunung Agung menjulang tinggi. Anda bisa menjajal jalur trekking, sambil menikmati kegiatan petani di sekitarnya.

3. Sungai Beji Guwang
Sungai ini menyimpan potensi alam yang besar, selaras dengan penjelasan pada penelitian berjudul Dampak Pengembangan Hidden Canyon Beji Guwang Sebagai Destinasi Wisata Terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal di Desa Guwang Kecamatan Sukawati Gianyar oleh Ayu Diva Septiyani Putri Sugianta dan I Nyoman Sunarta.

Tempat wisata di Banjar Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini biasa disebut Hidden Canyon Beji Guwang. Dinamai Beji Guwang yang pada kata beji berarti air mancur yang dimurnikan oleh penduduk atau warga setempat.

Beji Guwang adalah fenomena alam berupa aliran sungai yang dibentengi tebing batu tajam setinggi 30 meter pada kanan dan kirinya. Tebing dan dinding batu berbentuk dan bermotif sangat indah karena terkikis air sungai yang terjadi selama ratusan ribu tahun.

Pesona Tukad Beji Guwang menjadi menarik untuk wisata penuh petualangan. Namun memang sungai ini tidak menawarkan tempat rekreasi rafting.

4. Tukad Unda

Tukad Unda yang terletak di Semarapura Kelod Kangin, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Klungkung, Bali ini menawarkan tempat wisata indah dan menarik.

Anda bisa menyaksikan bendungan Tukad Unda yang terlihat cantik. Airnya bagaikan sebuah tirai raksasa, pemandangan ini menjadi spot foto paling populer untuk prewedding dan couple session.

5. Sungai Pakerisan
Disadur dari laman Balai Arkeologi Bali, sungai di wilayah Kabupaten Gianyar ini mengalir dari pegunungan di daerah utara ke arah selatan menuju Samudera Indonesia.

Sungai Pakerisan memiliki panjang 36.500 meter, yang secara kosmologis mengalir dari perbukitan Kintamani. Pakerisan sendiri berasa dari kata keris yang artinya sebuah senjata yang memiliki tuah.

Sungai ini melewati tiga kecamatan yakni Tampaksiring, Blahbatuh, Gianyar dan bermuara di antara pantai Lebih dan pantai Cucukan.

Hampir semua pura memanfaatkan mata air yang ada di sungai Pakerisan dan Petanu sebagai air suci (tirtha) tatkala melakukan ritual. Umumnya pada mata air yang ada dibangun beji atau taman yang berbentuk bulakan atau telaga.

Di sungai Pakerisan, Anda bisa merasakan petualangan dengan river tubing, dengan cara ikut rafting atau arung jeram. Sepanjang aliran sungai Pakerisan dan Petanu menyimpan sejumlah situs warisan budaya diantaranya seperti Pancoran Solas, Selukat, Masceti, candi Gunung Kawi, Candi Mengening, dan Tirta Empul.

Tukad Bindu

Sungai Tukad Bindu adalah salah satu sungai yang melintasi wilayah kota Denpasar, tepatnya kelurahan Kesiman Denpasar. Sungai ini menjadi tempat wisata menarik di tengah hiruk pikuk kota Denpasar, sebagai tempat berenang, berolahraga, maupun menjadi spot foto yang instagramable.

Sungai Gelar
Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana dalam laman resminya menjelaskan tempat wisata Sungai Gelar memiliki daya tarik keindahan alam yang memukau. Sungai Gelar terletak di Dusun Gelar Sari, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana.

Aliran air di sungai Gelar terlihat jernih karena berasal dari mata air pegunungan. Terlihat cantik dengan bebatuan yang menghiasi bagian dasar sungai, dengan alam sekitar yang hijau dan asri.

Saat berkunjung nampak perbukitan dengan lembah yang hijau, sehingga saat wisatawan berkunjung akan dimanjakan dengan pemandangan dan udara yang masih terjaga.

Airnya bersih dan jernih, membuat pemandangan dari Jembatan Merah sebagai akses utama warga Batuagung terlihat begitu memesona. Ada banyak lokasi yang bisa Anda pilih sebagai tempat berfoto, baik di atas jembatan maupun foto di area sungai.

Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap seputar tujuh sungai di Bali yang bisa kamu jadikan destinasi wisata. Selamat berlibur!

Sumber : detik.com

0 comments: