7 Tips Melindungi Diri dari Kerumunan ala Dosen Ilmu Kesehatan UM Surabaya

Rabu, November 16, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: REUTERS/YONHAP/ Ilustrasi 7 Tips Melindungi Diri dari Kerumunan ala Dosen Ilmu Kesehatan UM Surabaya

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya, Idham Choliq memiliki 7 tips untuk melindungi diri ketika berada di kerumunan padat.
Dia mengatakan itu Pesan ini menjelang Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah pada 18-20 November 2022 di Solo.

Tips Melindungi Diri dari Kerumunan


1. Mengetahui Kondisi Lokasi
Menurut Idham, kerumunan dan kemacetan bisa membuat seseorang mudah lelah dan emosi. Hal pertama yang bisa dilakukan untuk melindungi diri dari kerumunan adalah mengetahui kondisi lokasi.

Sebagai contoh, pada perayaan Muktamar 48, ada baiknya warga memahami lebih dulu lokasi acara. Warga bisa mencari informasi dari internet atau bertanya ke sesama warga yang lebih paham lokasinya.

"Penting untuk mengetahui situasi dan lokasi pintu masuk sekaligus mengetahui letak pintu keluar terdekat dari tempat seseorang berada, hal ini penting dilakukan untuk mengantisipasi kejadian buruk terjadi," terang Idham, dikutip dari situs resmi UM Surabaya pada Selasa (15/11/2022).

2. Letakkan Tangan di Depan Dada
Manfaat meletakkan tangan di depan dada adalah membantu menciptakan lebih banyak ruang antara diri sendiri dengan orang yang ada di depan kita. Idham mencontohkannya dengan cara berdiri seperti petinju dengan satu kaki berada di depan kaki yang lain.

Posisi ini membuat seseorang lebih stabil dan bisa menyerap tekanan lebih baik dari orang-orang yang mendorong.

"Dengan posisi ini, seseorang juga akan menjaga lutut tetap lentur, agar tubuh tidak kaku dan bisa bergerak," ujarnya.

3. Jangan Memungut Barang yang Terjatuh
Idham menegaskan, saat ada benda yang terjatuh pada waktu terjadi kerumunan, jangan membungkuk atau meraihnya. Sebab, gerakan ini memungkinkan kita tidak bisa kembali berdiri.

Dia menuturkan, mengambil barang yang jatuh sangat berisiko menyebabkan seseorang terinjak orang-orang lainnya.

4. Membawa Ponsel
Saat berada di kondisi di mana ada banyak orang, Idham mengimbau agar ponsel selalu dalam kondisi daya yang penuh. Selain untuk memperoleh akses informasi tentang insiden yang tengah berlangsung, juga untuk menghubungi orang lain jika butuh bantuan.

5. Jangan Berteriak
Idham menjelaskan, orang yang berteriak membutuhkan banyak oksigen. Padahal, udara di keramaian cenderung panas dan lembap. Lebih baik mengangkat kepala agar memperoleh lebih banyak akses ke udara segar.

"Langkah ini penting dilakukan agar tidak kehabisan oksigen atau sulit bernapas," sebutnya.

6. Jika Terjatuh dalam Kerumunan, Berbaring ke Sebelah Kiri
Apabila terjatuh di tengah kerumunan, Idham menyarankan untuk mencoba berbaring ke sebelah kiri. Gunanya hal ini adalah melindungi jantung dan paru-paru.

Apabila telentang atau tengkurap lalu orang-orang jatuh di atas kita, maka ada risiko dada tertekan.

7. Ikuti Arahan Panitia
Terakhir, Idham menyarankan agar siapa pun yang akan mengunjungi acara dengan kerumunan untuk mengikuti arahan dari panitia. Pada konteks mengikuti acara Muktamar 48 sebagai contoh, hal ini akan membantu kegiatan berjalan lancar.

Demikian beberapa tips melindungi diri ketika berada di kerumunan dari Dosen UM Surabaya. Catat tipsnya baik-baik ya, detikers!


Sumber : detik.com

0 comments: