Berlayar di Monkey Mia: Berburu Lumba-Lumba hingga Menyusuri Ladang Mutiara

Selasa, November 15, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


SHARK BAY merupakan salah satu surga berlibur di utara Australia Barat yang terletak sekitar 800 kilometer dari Perth atau sekitar 1 jam 30 menit perjalanan udara. Cuacanya cukup panas, berkisah 39-42 derajat Celcius. 

Daya tarik utama Shark Bay adalah Monkey Mia Reserve, titik persinggahan kawanan lumba-lumba mulut botol. Petualangan saya di sini dimulai dengan berburu dugong dan lumba-lumba menggunakan yacht

Berlayar di Monkey Mia, Australia Barat. (Foto: Siska Maria Eviline/Okezone)

Sebelum berlayar, Greg Ridgley si pemilik kapal mempersiapkan segala sesuatunya. Dia mulai membentangkan layar raksasa berwarna putih dan menghidupkan mesin kapal. Setelah 25 menit berlayar, pria itu memperlambat laju kapalnya. 

Dia kemudian mematikan mesin dan meminta saya bergerak ke kanan kapal. “Ada seekor dugong betina di kananmu,” katanya dari balik kemudi. Namun saya tidak menemukan apapun di sana. 

Setengah berbisik, Greg berkata, “Sabar, sebentar lagi dia akan naik ke permukaan.” Tak lama, seekor dugong berwarna cokelat dengan wajah bulat naik ke permukaan. Dia mengeluarkan napas dengan keras.


“Bagaimana kau tahu kalau dia betina,” tanyaku pada Greg. Sambil tersenyum pria berambut jagung itu berkata, “Dugong betina biasanya berukuran lebih besar. Dan mereka punya warna jauh lebih terang dari dugong jantan.” 

Berlayar di Monkey Mia, Australia Barat. (Foto: Siska Maria Eviline/Okezone)

Greg kembali menghidupkan kapalnya dan kami berlayar lebih jauh. Sekitar 20 menit kemudian, dia kembali menghentikan laju kapalnya. Kali ini, sekawanan lumba-lumba berenang beriringan mendekati kapal, naik ke permukaan, lalu pergi menjauh.

Ladang Mutiara di Tengah Laut

Greg Ridgley kemudian mengajak saya ke ladang mutiara bernama Blue Lagoon Pearl. ‘Ladang’ yang dimaksud adalah sebuah ponton alias kapal mengapung di tengah lautan yang difungsikan sebagai tempat budidaya mutiara hitam. 

Di sana, Greg memperlihatkan cangkang mutiara sepanjang 7 sentimeter yang memiliki tiga bulatan kepada saya. Menurut dia, bulatan itulah yang nantinya akan menjadi mutiara. 

Berlayar di Monkey Mia, Australia Barat. (Foto: Siska Maria Eviline/Okezone)

“Mutiara-mutiara hitam ini nantinya akan diekspor ke Jepang. Negara itu merupakan pasar yang bagus untuk mutiara hitam,” kata Greg. 

Ketika sore menjelang, Greg membawa saya kembali ke jetty Monkey Mia, di mana saya menikmati matahari terbenam dengan secangkir teh hangat.*

Sumber : OKEZONE.COM

0 comments: