Bus Listrik Merah Putih 4 Kampus akan Diproduksi INKA

Selasa, November 22, 2022 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments




Bus Listrik Merah Putih (BLiMP) akan diproduksi PT Industri Kereta Api (INKA). Perjanjian kerja sama ini ditandatangani Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan INKA di Gedung Rektorat ITS, Sabtu (19/11/2022).
Bus Listrik Merah Putih merupakan karya kolaborasi 4 kampus Indonesia yang menjadi kendaraan operasional Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G20) Bali 2022, 15-16 November 2022 lalu.

Empat kampus yang bekerja sama dalam riset proyek Bus Listrik Merah Putih yaitu Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) selaku ketua tim, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Perancangan BliMP sebelumnya juga melibatkan Braja Elektrik Motor sebagai startup electric drivetrain, Ultima Desain Otomotif ITS untuk bidang battery pack, dan NSAD-UI untuk vehicle control unit.


Estimasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sementara bus listrik adalah 75 persen, seperti dikutip dari keterangan Kemendikbudristek.

Pengembangan bus listrik BliMP juga sebelumnya melibatkan sekitar 100 mahasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), salah satu program unggulan Kampus Merdeka Kemendikbudristek.

Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD menuturkan, kerja sama antarperguruan tinggi dalam pengembangan bus listrik sudah berjalan selama 10 bulan. Hasilnya, empat unit bus listrik BLiMP telah dioperasikan pada KTT G20 lalu.

Bersama INKA, tim peneliti bus listrik BLiMP akan melanjutkan produksi 5 unit bus dalam 1 bulan ke depan.

Bambang mengatakan, 5 bus tersebut saat ini sudah mencapai tahap finishing dan menunggu waktu peluncuran.

"Kelima bus tersebut siap untuk dimanfaatkan masyarakat," kata Bambang, dikutip dari laman ITS, Selasa (22/11/2022).

Kesempatan Belajar
Menurut Bambang, kerja sama produksi bus listrik BLiMP antara sektor industri dan sektor pendidikan ini merupakan kesempatan pembelajaran yang istimewa bagi perguruan tinggi.

"Adanya kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan pengalaman akademisi dan pemanfaatan produk dalam negeri," kata Bambang.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA Ir Budi Noviantoro mengatakan, kerja sama ini mendukung kontribusi perguruan tinggi bagi Indonesia.

Di samping itu, kolaborasi riset bus listrik BLiMP bagi Budi menjadi bukti ITS, UGM, Unair, dan ISI Denpasar berkomitmen dalam meningkatkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Bus Listrik di Kawasan Pariwisata
Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof Nizam mengatakan, keempat bus listrik yang digunakan pada KTT G20 Bali tersebut menuai banyak pujian dan apresiasi para menteri yang turut hadir.

Untuk itu, kelima bus listrik BLiMP berikutnya akan dimanfaatkan pada sektor prioritas pariwisata nasional, seperti di kawasan Labuan Bajo dan Candi Borobudur.

"Jika kita terus terapkan kendaraan listrik anak bangsa, ekonomi kita akan semakin kokoh," kata Nizam.

Sumber : detik.com

0 comments: