Cara Menyimpan Asi di Kulkas yang Benar dan Cara Menggunakannya

Kamis, November 17, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Menjadi seorang ibu bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain harus menjadi figur ibu yang memberi kasih sayang pada si kecil, seorang ibu juga harus mampu memenuhi kebutuhan buah hatinya. Salah satu caranya adalah dengan memberikan asi.

Memberikan asi eksklusif pada buah hati setiap saat bukanlah hal yang mudah. Tahukah kamu bahwa kini asi bisa disimpan di kulkas dan dihangatkan ketika dibutuhkan? Menyimpan asi di kulkas seperti ini cocok bagi kamu yang ingin tetap bekerja meski baru punya momongan.

Cara menyimpan asi di kulkas ternyata cukup mudah dan sederhana. Kamu juga tidak membutuhkan alat yang rumit dan pastinya tidak memakan waktu yang lama pula. Bagi kamu yang penasaran, berikut beberapa cara menyimpan asi di kulkas yang tepat serta cara menggunakannya kembali.

Cara Menyimpan Asi di Kulkas yang Benar
Menyimpan asi di kulkas tidak boleh dilakukan sembarangan. Asi adalah makanan utama si kecil selama beberapa bulan pertama hidupnya. Apabila cara menyimpan asi di kulkas ini tidak diperhatikan dengan benar dan seksama, maka asi ini justru bisa berbahaya bagi kesehatan buah hati.

Dilansir dari e-book Superbook for Supermom karya Tim Admin Grup Sharing ASI-MPASI (SAM), berikut beberapa cara menyimpan asi di kulkas yang benar menurut petunjuk Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Cara Menyimpan Asi di Kulkas (0-4 Derajat Celcius)
Menurut petunjuk dari IDAI , cara menyimpan asi di kulkas dengan suhu 0-4 derajat celcius adalah sebagai berikut.

1. Simpan asi dalam kulkas atau lemari es bersuhu 4 derajat Celcius hingga maksimal 3 hari secara optimal.
2. Gunakan botol kaca atau botol yang BPA free.
3. Asi beku yang sudah dicairkan hanya bisa bertahan 24 jam, lebih dari itu keamanannya sudah tidak terjamin.
4. Asi yang sudah dihangatkan harus diminum dalam kurun waktu 4 jam.
5. Apabila terdapat sisa, maka asi harus dibuang.
6. Simpan asi di bagian dalam kulkas, jangan di bagian pintu.

Cara Menyimpan Asi di Kulkas (-15 derajat celcius)
Cara menyimpan asi di kulkas dengan suhu -15 derajat celcius adalah sebagai berikut.

1. Simpan asi dalam freezer yang terletak di dalam lemari es atau kulkas (bersuhu kurang lebih -15 derajat Celcius) hingga 2 minggu.
2. Cuci bersih wadah asi yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
3. Asi beku yang sudah dicairkan tidak boleh kembali dibekukan.
4. Asi yang sudah dihangatkan harus diminum dan tidak boleh kembali dibekukan.
5. Apabila terdapat sisa, maka asi harus dibuang.
6. Simpan asi di bagian dalam freezer, jangan di bagian pintu.

Cara Menyimpan Asi di Kulkas -18 derajat celcius
Cara menyimpan asi di kulkas dengan suhu -18 derajat celcius adalah sebagai berikut.

1. Simpan asi dalam freezer yang terletak di dalam lemari es atau kulkas (bersuhu kurang lebih -18 derajat Celcius) hingga 3-6 bulan.
2. Cuci bersih wadah asi yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
3. Asi beku yang sudah dicairkan tidak boleh kembali dibekukan.
4. Asi yang sudah dihangatkan harus diminum dan tidak boleh kembali dibekukan.
Apabila terdapat sisa, maka asi harus dibuang.
5. Simpan asi di bagian dalam freezer, jangan di bagian pintu.

Cara Menyimpan Asi di Freezer Tunggal
Cara menyimpan asi di freezer tunggal dengan suhu -20 derajat Celcius adalah sebagai berikut.

1. Simpan asi dalam freezer tunggal dengan temperatur tetap (bersuhu kurang lebih -20 derajat Celcius) hingga 6-12 bulan.
2. Cuci bersih wadah asi yang akan digunakan dengan sabun dan bilas dengan air panas.
3. Asi beku yang sudah dicairkan tidak boleh kembali dibekukan.
4. Asi yang sudah dihangatkan harus diminum dan tidak boleh kembali dibekukan.
5. Apabila terdapat sisa, maka asi harus dibuang.
6. Simpan asi di bagian dalam freezer, jangan di bagian pintu.
7. Jangan simpan terlalu lama. Apabila disimpan terlalu lama, kandungan lemak dari asi bisa mengalami degradasi yang mengakibatkan kualitas asi menurun.

Cara Menyimpan Asi di Suhu Ruang
Cara menyimpan asi di suhu ruang adalah sebagai berikut.

1. Asi yang disimpan dalam suhu ruang sekitar 16-29 derajat Celcius dapat bertahan hingga 3-4 jam optimal.
2. Gunakan botol kaca atau botol yang BPA free.
3. Asi yang sudah dihangatkan harus segera diminum. Sisa minumannya masih bisa bertahan selama 1 jam. Selebihnya harus dibuang.

Cara Menyimpan Asi dengan Cooler Bag
Cara menyimpan asi menggunakan cooler bag adalah sebagai berikut.

1. Simpan asi dalam wadah insulated cooler bag ditambah dengan ice pack dengan suhu 4-15 derajat Celcius hingga maksimal 24 jam.
2. Gunakan botol kaca atau botol yang BPA free.
3. Asi yang sudah dihangatkan harus segera diminum dan sisanya dibuang.
4. Wadah penyimpanan asi ini harus terus tertutup rapat.

Cara menyimpan asi di kulkas ini ditujukan untuk bayi sehat. Untuk bayi prematur maupun yang tengah dirawat di rumah sakit, maka cara diatas tidak dianjurkan untuk diikuti.

Supaya asi bisa bertahan lama, berikut beberapa tips dari IDAI ketika menyimpan asi di kulkas.

* Bagi asi ke dalam beberapa bagian dan simpan dalam jumlah kecil (sekitar 60-120 ml) sehingga asi tidak perlu dibuang jika tidak habis nantinya.
* Jangan simpan asi dalam botol penuh. Pastikan kamu memberi sedikit ruang pada botol. Hal ini dikarenakan asi akan memuai ketika dibekukan dan bisa membuat botol pecah atau terbuka.
* Atur jumlah asi yang disimpan dengan kebutuhan bayi sesuai usianya. Semakin bertambah usianya, maka semakin besar pula jumlah asi yang diberikan setiap kali minum. Sediakan pula asi ekstra untuk jaga-jaga.
* Beri label nama pada semua wadah asi dengan data nama anak (apabila ada lebih dari 1 anak), tanggal, serta jam asi tersebut diperah.
* Jangan menggabungkan asi yang hangat dengan asi yang sudah dibekukan di kulkas.
* Sebelum diberikan pada buah hati, kocok botol asi sampai tercampur dengan rata. Mengocok terlalu kuat dapat mengakibatkan asi terpisah dari kandungannya karena proses penyimpanannya tidak homogen. Asi akan lebih kental di bagian atas.

Wadah yang dapat digunakan untuk menyimpan asi adalah sebagai berikut.

*Wadah keras yang terbuat dari kaca atau plastik keras.
*Kantong plastik khusus untuk menyimpan asi dalam waktu singkat (sekitar 72 jam)
*Wadah penyimpanan lebih baik kedap udara.

Warna dari asi bisa berbeda-beda setiap harinya, sehingga kamu tidak perlu khawatir apabila warna asi ini berubah-ubah. Selain itu, bau asi yang dibekukan juga berbeda dari asi segar pada umumnya, namun bukan berarti asi itu sudah tidak bisa dikonsumsi.

Cara Menggunakan Asi yang Sudah Disimpan di Kulkas

Setelah menyimpan asi di dalam kulkas, tentunya kamu harus bisa menggunakan asi tersebut. Tak perlu khawatir, berikut cara menggunakan asi yang sudah disimpan di kulkas dengan mudah.

1. Keluarkan asi dari lemari es semalam sebelum digunakan agar asi bisa mencair.
2. Sebelum diminum, hangatkan asi dengan menempatkan botol asi ke dalam mangkuk air hangat. Perhatikan agar bibir botol asi tidak menempel dengan air tersebut.
3. Jangan gunakan microwave atau kompor untuk menghangatkan asi karena dapat meninggalkan noda dan turut menghancurkan antibodi bermanfaat yang terkandung di dalam asi.
4. Kocok botol asi dengan lembut sebelum diberikan pada bayi agar krim di dalamnya kembali tercampur. Jangan aduk wadah asi.
5. Sisa asi dalam botol tidak boleh digunakan kembali atau bahkan dibekukan lagi.
6. Berikan asi menggunakan cangkir, pipet, cup feeder, spuit, maupun sendok. Jangan gunakan dot untuk memberi asi bagi buah hati.

Itulah dia cara menyimpan asi di kulkas yang tepat. Jangan sampai salah ya. Perhatikan dengan baik karena masalah asi ini menyangkut masalah kesehatan si kecil. Selamat mencoba!


Sumber : detik.com

0 comments: