Dinamai Gang Gendruwo Sejak 1980-an, Kisah Horor Ini Ada di Baliknya

Senin, November 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Kulon Progo - Sejumlah kisah horor menyelimuti Gang Gendruwo di Dusun Kedung Banteng, Kalurahan Temon Kulon, Kapanewon Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mulai dari penampakan sosok genderuwo hingga apesnya tukang bakso yang dikerjai hantu di gang kecil ini.

"Sempat ada yang lihat (sosok genderuwo), tapi orang jauh. Katanya (sosok) tinggi, item, di pinggir kali dekat bambu-bambu itu, yang sekarang ada gardunya," kata salah satu mantan warga Gang Gendruwo, Nur Widodo (58), saat dihubungi detikJateng.

Dodo, sapaan akrabnya, juga mengaku cukup sering mengalami kejadian mistis di gang tersebut. Sebab, rumahnya berada tepat di pinggir gang. Sekarang rumah itu ditinggalkan dalam kondisi kosong sejak ayahnya meninggal 6 tahun silam.

"Kalau saya yang lihat sendiri di depan rumah itu (saat masih tinggal di Gang Gendruwo), sore magrib-magrib lihat anak kecil mainan kelereng. Saya bilangin, kamu anak kecil kok udah sore enggak pulang. Ternyata dia bukan manusia, ada yang bilang itu tuyul," ujar pria yang kini menetap di Batang, Jawa Tengah, itu.

Dodo juga mendengar banyak cerita mistis tentang kengerian Gang Gendruwo yang dialami warga setempat.

"Pernah juga ada orang lewat naik sepeda, tiba-tiba sepedanya diangkat roda belakangnya. Jadi rodanya muter thok (saja), sepedanya enggak bisa jalan. Tapi tidak tahu siapa yang ngangkat itu," kata Dodo.

Adapun cerita paling membekas di benak Dodo mengenai Gang Gendruwo yaitu tentang tukang bakso yang 'ditipu' oleh sesosok perempuan paruh baya yang diduga makhluk halus. Peristiwa itu terjadi setelah rumah Dodo tidak dihuni lagi.

"Waktu itu ada tukang bakso yang lewat di depan rumah pinggir kali itu, dicegat ibu-ibu pesen lima mangkok. Setelah dibikinin, terus minta dianterin ke rumah. Diketuk-ketuk rumahnya enggak dibukain pintu. Akhirnya tukang bakso tanya ke tetangga. Tetangga bilang, lho itu kan rumah kosong," terangnya.

Maraknya kejadian tak masuk akal itulah yang membuat gang tersebut dinamai Gang Gendruwo. Penamaan ini juga dikarenakan kondisi gang yang selalu sepi meski hari belum gelap.

"Karena gang dan rumah, kebetulan rumah kosong itu kan rumah saya, tapi kan menyendiri, sepi, terus kelihatannya tuh di pojokan, jauh tetangga, sebelah timur, belakang depan kosong jadi sepi gitu lho, terus dianggap horor, menakutkan. Terus ada yang iseng-iseng, disebut Gang Gendruwo, medeni nggone (menakutkan tempatnya), kalau malam-malam ada yang lewat gitu," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Kedung Banteng, Heri Purwanto, menceritakan penamaan Gang Gendruwo itu sudah sejak lama.

"Soal nama Gang Gendruwo itu sudah lama banget, pas saya masih remaja malahan. Nah kenapa dinamai demikian karena dulu banyak yang ngalamin kejadian tidak masuk akal di sekitar situ, terus para sesepuh juga cerita kalau di sekitar gang itu sering muncul sosok kaya gitu (Gendruwo)," ucap Heri saat ditemui di rumahnya

"Nah dari situ akhirnya anak-anak muda jaman saya dulu sekitar tahun 1980 an, nyebut itu Gang Gendruwo, dan keterusan sampai sekarang," imbuhnya.

Heri mengatakan, cerita horor yang menyelimuti tempat ini membuat Gang Gendruwo dikenal masyarakat luas.

"Malah lebih terkenal gang ini daripada nama dusunnya. Sering kok, orang luar yang mau ke sini pasti nanya, Dusun Banteng itu sama Gang Gendruwo mananya ya. Padahal kan gang ini masuk wilayah dusun," ujar Heri sambil tertawa.

Hal itu membuat warga sepakat membikin papan penunjuk jalan dengan nama Gang Gendruwo. Dalam prosesnya, warga diwakili pihak dusun tak luput meminta persetujuan pembuatan papan nama itu kepada Pemerintah Kalurahan Temon Kulon.

"Untuk yang papan itu, sebelumnya sudah ada rembukan dari warga, terus kami juga udah minta izin ke pemerintah kalurahan," pungkas Heri.

Sumber : detik.com

0 comments: