Indonesia Targetkan 255.700 Turis Asing asal China di 2023

Rabu, November 16, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

China akhirnya sudah memperlonggar aturan perjalanan terkait COVID-19 untuk turis asing, mulai dari larangan terbang, pengujian COVID-19, dan waktu karantina.
Tentu itu menjadi angin segar untuk banyak negara yang memang mengharapkan turis asing asal China bisa berkunjung kembali ke negaranya.
Sebab, biasanya turis asing asal China membawa rombongan yang terbilang besar.
Berita baik diperlonggarnya aturan perjalanan China terkait COVID-19 juga disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Indonesia, Sandiaga Uno.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan paparan saat Summit Ministerial Talk yang merupakan rangkaian acara B20 Summit Indonesia 2022 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/11/2022). Foto: M Agung Rajasa/Antara Foto

"China tentunya juga hadir di G20 dan membawa rombongan sangat besar, dan menyampaikan suatu berita yang baik dan tentunya menjadi angin segar, bahwa China tentunya akan berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi dunia," kata Sandiaga Uno, dalam acara Weekly Briefing with Sandiaga, Selasa (15/11).
Melihat dampak dari turis asing asal China berkunjung ke Indonesia bisa dibilang cukup besar. Sebab, pada 2019 turis asing China berada di posisi kedua sebagai penyumbang wisman ke Indonesia sebanyak 2 juta kunjungan.

Dengan angin segar ini, Kemenparekraf akan terus berusaha mempersiapkan destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Tak lupa Kemenparekraf akan terus menawarkan 5 destinasi super prioritas (DSP), yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, serta Likupang.
"Turis China ini dikenal akan ketertarikannya dengan wisata bahari, mereka suka pantai, suka diving. Indonesia kaya akan itu termasuk 5 DSP. Banyak yang sudah berkunjung di Bunaken, Manado, dan Bali tapi kita akan menawarkan 5 DSP," ujar Sandiaga Uno.

Target Kunjungan Turis Asing China ke Indonesia

Tentu dengan diperlonggarnya aturan perjalanan, banyak pihak sudah memiliki target tersendiri termasuk angka kunjungan yang diharapkan Kemenparekraf untuk turis asing China yang akan masuk ke Indonesia.
"Dengan dilonggarkannya peraturan di sana tentu akan berpengaruh, tentunya dari sisi target kita menggunakan 3 pendekatan dalam menentukan target market, yaitu size (jumlah yang hadir), spending, dan yang ketiga growth-nya," ungkap Deputi Bidang Kebijakan Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Nia Niscaya.
"Untuk target yang China itu sekitar untuk 2023 kami menargetkan sebesar 120.900 dan target atasnya 255.700. Jadi dari sisi target sudah kita siapkan," tambahnya.
Selain itu, seiring dengan diperlonggarnya perjalanan di China, Indonesia pun akan ada beberapa penerbangan langsung dari China ke Indonesia.
"Saya juga ingin umumkan akan ada penerbangan langsung dari China ke Indonesia yang sudah diumumkan dalam beberapa periode ke depan yang akan menghubungkan destinasi-destinasi di Indonesia, seperti Jakarta, bali dengan beberapa kota yang menjadi andalan pariwisata dunia usaha di China," pungkas Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno juga berharap hal ini akan mampu mengaktivasi sehingga nanti kunjungan wisatawan dari China bisa segera terfasilitasi.
"Maskapai penerbangannya itu China Eastern, China Southern, Air China, dan Garuda Indonesia yang sedang dalam proses pembukaan kembali jalur ke Indonesia dari beberapa kota di China," ujar Sandiaga Uno.

Sumber : kumparan.com

0 comments: