Juragan Kripto Jatuh Miskin, Perusahaannya Ngutang Rp 48 Triliun!

Senin, November 21, 2022 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments




Perusahaan penukaran kripto FTX, yang mengaku bangkrut, ternyata punya hutang yang sangat besar. Menurut dokumen pengadilan, perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini punya pinjaman total USD 3,1 miliar atau sekitar Rp 48,7 triliun pada 50 kreditor terbesarnya.
Seperti diberitakan, FTX telah kolaps dan pendirinya, Sam Bankman Fried jatuh miskin. Dari yang mulanya harta Bankman di kisaran USD 16 miliar atau Rp 247 triliun, saat ini tidak ada sisanya sama sekali.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, dalam dokumen pengajuan kebangkrutan sebelumnya, terungkap bahwa FTX mungkin punya utang pada lebih dari 1 juta individu dan bisnis.

Belum begitu jelas berapa total orang yang menanamkan uang di FTX akan mendapatkan kembali uangnya itu nanti. Sebagian pakar memperkirakan, mereka hanya akan mendapat sebagian kecil dari dana yang sudah mereka tanam.

Pihak FTX menyatakan sedang meneliti aset globalnya dan akan melakukan reorganisasi sebagian bisnis. Pengadilan akan segera memutuskan apakah FTX layak dinyatakan bangkrut.

Sam Bankman sendiri saat ini masih berada di tempat tinggalnya di Bahama. FBI kabarnya sedang menjajaki kemungkinan ekstradisi Bankman ke Amerika Serikat.


Menurut sumber Bloomberg, upaya ekstradisi itu melibatkan FBI dan semakin intensif pembicaraannya dalam beberapa hari terakhir. Otoritas ingin mengetahui sejauh mana keterlibatan Bankman dalam kejatuhan FTX.

"Pada saat ini, Sam Bankman Fried, Gary dan Nishah berada di bawah pengawasan di Bahama, yang artinya akan sulit bagi mereka untuk pergi," kata seorang sumber anonim.

Jadi bagaimana awal FTX kolaps? FTX punya mata uang sendiri bernama FTT. Terindikasi dalam sebuah bocoran dokumen bahwa perusahaan investasi FTX yang bernama Alameda Research, telah diisi penuh dengan token FTT, dengan nilai meragukan, untuk menggelembungkan asetnya secara artifisial.

Hal itu mendorong perusahaan pertukaran kripto lain yaitu Binance, membuang semua token FTT-nya di pasar, yang memicu kepanikan. Konsumen langsung menarik uangnya dari FTX senilai miliaran dolar.

Sumber : detik.com

0 comments: