Kisah Mbah Moedjair Penemu Ikan Mujair dari Jawa Timur, Sukses Bisnis Budidaya

Selasa, November 29, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 11 29 455 2717135 kisah-mbah-moedjair-penemu-ikan-mujair-dari-jawa-timur-sukses-bisnis-budidaya-Q5OYtz4S6Z.jfif
Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA- Kisah Mbah Moedjair penemu ikan mujair dari Jawa Timur menarik dibahas. Pria dengan memiliki nama asli Iwan Dalauk lahir 1890 dan meninggal 7 September 1957. Dia adalah seorang warga Blitar yang pertama kali menemukan dan membudidaya ikan mujair pada zaman Hindia Belanda.

Usaha budidaya yang dilakukan Mbah Moedjair adalah dia berhasil mengubah habitat ikan mujair yang tadinya biasa hidup di air asin menjadi bisa hidup di kolam air tawar sehingga mudah dipelihara.

Kisah Mbah Moedjair penemu ikan mujair dari Jawa Timur melakukan banyak percobaan untuk bisa membudidayakan ikan tersebut.

Keberhasilan percobaan Mbah Mujair adalah setelah 11 kali percobaan dengan cara sedikit demi sedikit menurunkan kadar campuran air asin dalam gentong pemeliharaan.

Pada hasil percobaan yang ke 11 itulah Mbah Moedjair berhasil mendapatkan 4 ekor ikan yang benar-benar bisa bertahan hidup di air tawar dan bisa dikembang-biakan. Hasil perkembang-biakan itulah kemudian disebar ke tetanganya dan juga sebagian dijual. Dari hasil 4 ekor ikan hasil budidaya Mbah Moedjair itulah sekarangmenjadi populer dan cukup banyak ditemukan di kolam, telaga, sungai, dan danau di Indonesia.

Atas keberhasilannya inilah, Mbah Moedjair mendapatkan penghargaan. Dia dihargai sebagai penemu sekaligus pelopor pembudidaya ikan yang kemudian diberi nama sesuai namanya (Mujair).

Tertera nama Menteri Kelautan Laksamana Muda Laut Hamzah Atmohandojo selaku penandatangan. Dalam kabinet Dwikora, menteri perikanan dan kelautan berada dibawah koordinasi Menko Maritim yang saat itu dijabat Mayor Jendral KKO (Marinir) Ali Sadikin, yang kelak menjadi Gubernur DKI Jakarta. Selain penghargaan yang diberikan pada tahun 1965, sebelumnya, yakni 30 Juni 1954, Mbah Moedjair pernah menerima penghargaan dari Indo Pasipik Fisheries di Bogor, Jawa Barat.

Kemudian juga penghargaan dari Kementrian Pertanian pada 17 Agustus 1951. Bukan hanya soal temuan varian baru ikan yang dalam perjalanannya tersebar kemana mana, bahkan sampai ke Pulau Papua. Ikan mujair ikut menyokong program perbaikan gizi rakyat yang berjalan di era pemerintahan Bung Karno.

Sumber : okezone

0 comments: