Momen Langka Utusan Taiwan Temu Xi Jinping di KTT APEC

Selasa, November 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Pertemuan antara Utusan Taiwan dan Presiden Xi Jinping dianggap langka karena riwayat pertikaian Taiwan dan China buntut ambisi Taipei ingin merdeka. (Foto: Adam Scotti/Prime Minister's Office/Handout via REUTERS.)

Jakarta, CNN Indonesia -- Utusan Taiwan, Morris Chang, bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT APEC di Thailand, pada Senin (21/11).

Pertemuan ini dianggap langka karena riwayat pertikaian Taiwan dan China buntut ambisi Taipei ingin merdeka. Padahal, Beijing selama ini menilai Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatan China.

Pertemuan Chang dan Xi disebut sesuai dengan arahan pemerintahan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen. Taipei menilai tidak perlu menghindari Xi saat bertemu di KTT APEC.


"Tentu saja, kantor kepresidenan telah mengatakan kepada saya jika ada kesempatan (bertemu) tidak perlu menghindari (Xi Jinping). Itu satu-satunya instruksi," kata utusan Taiwan, Morris Chang, di Taipei seperti dikutip Reuters.

Chang mengaku telah bicara dengan Xi pada Jumat pekan lalu dan mengaku pertemuannya dengan Presden China itu "menyenangkan".

Dalam pertemuan itu, Chang memberi selamat kepada Xi atas hasil Kongres ke-20 Partai Komunis China (PKC) bulan lalu. Dalam Kongres itu, Xi terpilih lagi menjadi Sekjen PKC dan dipastikan kembali menjabat sebagai Presiden China tiga periode.

Meski begitu, Chang menegaskan interaksinya dengan Xi serta ucapan selamatnya merupakan ide sekaligus "pendapatnya sendiri".

Sementara itu, wakil kepala Dewan Keamanan Nasional Taiwan, Hsu Szu-chien pun merespons pertemuan Chang dan Xi. Hsu mengatakan Presiden Tsai Ing-wen "menghormati" fakta bahwa Chang telah berbicara dengan Xi.

Namun Hsu tidak menjelaskan lebih lanjut terkait pertemuan itu. Tsai juga disebut tidak menghadiri acara itu meski dia mengantar langsung Chang ke ruangan tempat acara itu berlangsung.

China pun sejauh ini belum memberi komentar terkait pertemuan tersebut.

Pengelompokan Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) menjadi salah satu dari sedikit forum di mana China dan Taiwan bertemu dan bicara.

China diketahui telah berhenti melakukan pembicaraan formal dengan Taiwan ketika Tsai pertama kali menjabatan pada 2016. Sejak itu, China menuding Tsai sebagai separatis, namun Tsai membantah tegas tudingan tersebut.

Ketegangan antara Taipei dan Beijing sendiri juga mulai meningkat sejak China menggelar latihan perang di dekat pulau mereka pada Agustus usai Nancy Pelocy berkunjung saat dia masih menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: