Perkuat Kelestarian Warisan Budaya, Sumsel Gelar Pekanan Adat

Rabu, November 23, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Parade tarian di acara Pekan Adat Sumsel 2021. Foto: Urban Id

Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan Pekan Adat. Kegiatan ini digelar untuk mendorong dan memperkuat pelestarian budaya di tengah era digital saat ini. Acara itu diresmikan Gubernur Sumsel, Herman Deru, di Gedung Graha Budaya, Jakabaring.

“Semua pihak harus berperan mendorong warisan budaya agar tidak rapuh oleh kemajuan teknologi. Pekan adat akan menjadi motivasi untuk menjaga kelestarian ada dan budaya Sumsel terutama bagi kaum muda penerus bangsa,” kata Deru.
Deru bilang, saat ini sudah mulai terjadi penurunan minat akan semangat dan komitmen untuk terus melakukan revitalisasi budaya, khususnya adat-istiadat. Padahal Sumsel sangat kaya akan tradisi budaya yang baik dan harus diwariskan kepada generasi muda.
“Warisan budaya wajib dilestarikan sesuai dengan amanat undang-undang. Sumsel harus memprioritaskan pelestarian adat sebagai agar tidak pudar dan terus menurut dilestarikan,” katanya.

Deru mengatakan, pembangunan tidak melulu tentang infrastruktur, pembangunan manusia akan dijadikan landasan yang kuat suatu bangsa untuk terus bergerak maju. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sekedar menjadi ajang menampilkan gaun-gaun tradisional saja, lebih dari itu bagaimana, adat dan budaya di Sumsel ini benar-benar dikupas lagi.
Herman Deru juga tak lupa mengapresiasi Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) yang diketuai Syahrial Oesman yang telah berkomitmen untuk berkontribusi melestarikan serta mengembangkan adat budaya Sumsel.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, mengatakan kegiatan ini merupakan program dengan melibatkan pelaku budaya termasuk paguyuban di Sumsel. Dengan harapan potensi adat dan budaya yang mumpuni dimiliki Sumsel dapat tersosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat tak terkecuali generasi muda bahkan anak-anak.
"Ini merupakan program kerja yang kami susun untuk mengejawantahkan keinginan Pak Gubernur yang memang sangat konsen untuk melestarikan dan mengembangkan bahkan mengangkat budaya-budaya yang selama ini ada tapi belum muncul ke permukaan," tutur Aufa.

Sumber : kumparan.com

0 comments: