Serbia Ingin Gabung ASEAN, Singapura Mendukung

Selasa, November 22, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ketua ASEAN 2022 sekaligus Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kamboja Prak Sokhonn (tengah) memimpin pertemuan Special ASEAN Ministerial Meeting di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (27/10/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Perdana Menteri Serbia Ana Brnabic pada Rabu (16/11) mengungkapkan bahwa Singapura memberikan dukungan penuh terhadap negaranya untuk menandatangani kerja sama dan kemitraan dengan ASEAN.
“Serbia memiliki dukungan untuk bergabung dengan ASEAN, meski bukan negara yang berasal dari kawasan Asia Tenggara,” tutur Brnabic, seperti dikutip dari media lokal Tanjug.
Dengan bergabungnya Serbia ke dalam ASEAN, sambung dia, akan secara strategis penting untuk negara Slavik tersebut.
Melansir dari laman resmi Pemerintah Republik Serbia, Brnabic menyatakan telah melakukan pertemuan dengan Presiden Singapura Halimah Yacob, penjabat perdana menteri — tanpa kehadiran PM Lee Hsien Loong, serta menteri yang bertanggung jawab atas Keamanan Nasional, Teo Chee Hean.
Menurut Brnabic, pengajuan keanggotaan ini membutuhkan persetujuan dari seluruh negara-negara anggota ASEAN — dan dukungan Singapura selaku salah satu anggota, merupakan hal penting.
Brnabic menambahkan, ia akan berbicara dengan Presiden Aleksandar Vucic untuk memulai prosedur pengajuan keanggotaan tersebut.

“Karena secara strategis [bergabung dengan ASEAN] sangat penting bagi kami,” pungkas Brnabic. Di sisi lain, ia juga mengungkapkan harapan adanya kunjungan balasan dari pejabat tinggi pemerintah Singapura ke ibu kota Beograd.
Brnabic mengenang pertemuan yang baik dengan PM Singapura Lee Hsien Loong pada bulan lalu di Tokyo. “Serangkaian pembicaraan yang baik terus berlanjut sekarang di Singapura, terutama pada topik ekonomi,” terang perempuan berusia 47 tahun itu.
Serbia diketahui juga memiliki konsul kehormatan di Singapura, yakni Kelvin Cheng Ern Lee. Serbia juga memiliki duta besar khusus untuk ASEAN yang dilantik pada Januari 2017, yakni Slobodan Marinković.

Didukung oleh Eks Sekjen ASEAN Le Luong Minh

Dalam pidatonya ketika menerima Surat Kepercayaan dari eks Sekjen ASEAN kala itu, Le Luong Minh, Marinković mengakui ASEAN sebagai organisasi penting dengan peran yang semakin strategis di kawasan dan sekitarnya.
Marinković mengatakan, Serbia berminat untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan ASEAN dan negara-negara anggotanya. “Serbia berminat mengaksesi Treaty of Amity and Cooperation (TAC) di Asia Tenggara,” ungkap Marinković di Sekretariat ASEAN, seperti dikutip dari laman resmi ASEAN.
Minh merespons ketertarikan Serbia dengan baik. Ia mengapresiasi inisiatif Serbia terkait aksesi TAC dan mendorongnya untuk meningkatkan hubungan kerja sama dengan ASEAN beserta negara anggota.
“ASEAN dan Serbia dapat memanfaatkan potensi masing-masing untuk mempromosikan kerja sama yang substansial di bidang ekonomi dan sosial-budaya,” pungkas Minh.
Selama ini, blok ekonomi regional ASEAN beranggotakan 11 negara — di antaranya, Indonesia, Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, Thailand, Filipina, Vietnam, Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste.

Jika pengajuan keanggotaan Serbia ke ASEAN disetujui melalui konsensus, maka untuk pertama kalinya ASEAN akan memiliki anggota negara yang bukan berasal dari kawasan Asia Tenggara dan identitasnya sebagai blok regional akan dipertanyakan.

Sumber : kumparan.com

0 comments: