Tips agar Hobi Tak Terlalu Menyita Waktu, Tenaga dan Biaya

Selasa, November 01, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Tips agar hobi tak menyita waktu, tenaga dan biaya (Foto: Spy)

SETIAP orang tentu memiliki hobi dan passion di luar kegiatan atau profesinya sehari-hari. Namun, tidak semua orang memiliki waktu, tenaga, pikiran, bahkan biaya lebih untuk menyalurkan hobinya itu. Bahkan, sejumlah orang menganggap waktu 24 jam dalam sehari saja dirasa kurang untuk bisa melakukan semua kegiatan.

Terlebih, jika memiliki profesi yang menyita hampir sebagian waktu selama sehari penuh. Salah satunya, profesi dokter. Namun, bagi seorang dokter umum, dr. Ibnu Faisal, pekerjaan seseorang sebenarnya tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk bisa menyalurkan hobinya.

Podcast Aksi Nyata Perindo

dr. Faisal menilai, setiap hobi tentu akan menyita waktu, tenaga dan biaya. Namun, menurutnya, semua itu masih bisa dijalani asal seseorang memiliki manajemen waktu yang baik. Apalagi, jika orang tersebut memiliki minat atau passion yang tinggi terhadap hobinya itu.

“Kalau menjalani hobi sudah pasti waktunya sih ya. Karena buat weekend itu kita kan pengen istirahatnya, atau pengen nongki bareng temen-temen. Jadi, waktu buat motoran atau buat musik, buat olahraga itu bener-bener harus diatur sedemikian gitu. Nggak bisa kayak, ah ntar disempet-sempetin aja. Itu nggak bisa. Emang harus diatur bener sih waktunya,” ujar dr. Faisal, dalam Podcast Aksi Nyata di Youtube Partai Perindo, Senin, (31/10/2022).

“Budget itu nggak usah ditanya lagi, pasti masalah. Sekarang semua lini juga udah ada barang mahalnya masing-masing ya,” imbuhnya.

Bahkan, dr.Faisal juga menilai, seseorang yang pandai mengatur waktu demi bisa menjalankan hobi di tengah kesibukannya justru akan mendapatkan manfaat bahkan pundi-pundi cuan dari hobinya itu. Apalagi, jika hobi tersebut dijalankan sepenuh hati dan tidak dianggap sebagai beban.

“Menghasilkan cuan dari hobi kayak yang saya bilang tadi sih, maksutnya kayak hobi itu bener-bener passion yang harus kita jalanin tanpa ada paksaan ya. Jadi awal memulainya itu harus bener-bener jangan ngarepin duit-duit melulu,” ungkapnya.

“Dari awal itu mindsetnya nggak boleh aku harus bikin ini bikin itu, ke depannya harus balik modal nih. Kaya gitu ya nggak boleh. Dari awal harus dari hati dulu aja. Kalau itu memang passion dia, pasti ngerjainnya akan maksimal tanpa diburu-buru, dan nggak ada target yang gimana,” lanjutnya.

Sama halnya dengan orang-orang dengan berbagai profesinya, dr. Faisal menjadikan hobi sebagai suatu wujud dari kesenangan yang menurutnya terkadang didukung oleh passion yang terpendam.

Sebagai seorang dokter, dr.Faisal ternyata memiliki sederet hobi yang sebenarnya cukup menyita tenaga dan waktu. Mulai dari musik, olahraga, hingga otomotif. Stigma terkait profesi dokter yang tidak punya banyak waktu untuk menyalurkan hobi dan passion pun ia patahkan.

“Sebenarnya nggak sepadet yang dibayangin kebanyakan orang-orang sih ya. Jadi misalnya dokter itu punya jam-jam kerjanya masing-masing, ada yang 12 jam, ada yang 24 jam. Jadi kalau misalnya lagi dapet jadwal yang nggak full time gitu, lagi gak dapet 24 jam, di sela-sela itu kita bisa melakukan kegiatan yang lain sih. Gimana orangnya aja nyempetin waktunya sebenarnya,”paparnya.*



Sumber : okezone.com

0 comments: