Tips Atasi Sindrom Kaki Gelisah pada Anak

Kamis, November 10, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Moms, apakah Anda pernah mendengar sindrom kaki gelisah? Ya, kondisi ini cukup umum terjadi pada masa kehamilan. Meski demikian, sindrom kaki gelisah juga bisa terjadi pada anak-anak lho, Moms.
Sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome termasuk salah satu gangguan sensorik dan motorik yang ditandai dengan sensasi kesemutan dan gatal sehingga menimbulkan sensasi dorongan untuk menggerakkan kaki. Sebagian besar kondisi ini terjadi saat anak sedang tidak bergerak aktif atau beristirahat, seperti tidur dan duduk terlalu lama.
Dikutip dari Mom Junction, sekitar 35 persen kasus sindrom kaki gelisah terjadi pada masa kanak-kanak. Bahkan, 1 dari 10 anak kian mengalami kondisi tersebut sampai usia dewasa.
Meski begitu, tidak mudah untuk mengidentifikasi atau mendiagnosis sindrom kaki gelisah pada anak. Sebab sebagian besar gejalanya mirip seperti gejala nyeri tubuh yang umum terjadi pada masa tumbuh kembang anak.
Kids Health melansir, penyebab sindrom kaki gelisah pada anak dapat berbeda. Bahkan dalam beberapa kasus, penyebab pasti kondisi ini tidak diketahui. Tetapi, sindrom kaki gelisah pada anak biasanya dikaitkan dengan kurangnya asupan zat gizi dalam tubuh dan beberapa kondisi medis lainnya, seperti diabetes, ginjal, dan penyakit neurologis. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?

Cara Mengatasi Sindrom Kaki Gelisah pada Anak

Menurut American Academy of Sleep Medicine, tidak obat khusus yang direkomendasikan untuk mengobati sindrom kaki gelisah pada anak. Beberapa obat-obatan yang cukup sering digunakan, seperti agonis dopamin, benzodiazepin, dan alfa-adrenergik pun harus digunakan dengan hati-hati karena dapat mengendurkan otot-otot saluran pernapasan bagian atas. Oleh karena itu, ibu dan ayah perlu rutin melakukan pemeriksaan dan evaluasi dari dokter.
Meski demikian, ibu dan ayah bisa mencoba cara berikut ini untuk mengatasi sindrom kaki gelisah pada anak. Beberapa di antaranya adalah:
  • Kompres dengan air hangat atau air dingin untuk mengurangi sensasi nyeri dan tidak nyaman pada kaki.
  • Dorong anak untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup, menghindari makan berat dan minum air putih terlalu banyak sebelum tidur.
  • Hindari aktivitas yang dapat memicu anak sulit tidur, seperti nonton tv atau bermain game menjelang waktu tidur.
  • Ajak anak untuk mandi atau berendam air hangat sebelum tidur agar tubuh dan pikiran jadi lebih rileks.
  • Konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi suplemen atau vitamin yang tepat untuk tumbuh kembang si kecil.

Sumber : kumparan.com

0 comments: