Unik! Stadion Piala Dunia 2022 Al-Thumama di Qatar Berbentuk Peci

Selasa, November 01, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


 Piala Dunia 2022 akan segera berlangsung di Qatar pada 20 November 2022 mendatang. Untuk itu, Pemerintah Qatar telah menyiapkan delapan stadion untuk menggelar seluruh pertandingan.

Mengutip dari laman Khaleejtimes, Selasa (25/10/2022), delapan Stadion Piala Dunia 2022 antara lain yaitu Lusail Iconic Stadion, Education City Stadion Al Rayyan, Al Bayt Stadion, Ahmad Bin Ali Stadion, Khalifa International Stadion, Al Janoub Stadion, Stadion 974, dan Al Thumama Stadion Doha.

Delapan stadion Piala Dunia 2022 di Qatar memiliki kemegahan dan keunikannya masing-masing. Salah satu yang Stadion Piala Dunia 2022 yang terunik adalah Stadion Al-Thumama, Doha.

Stadion Al-Thumama mulai dibangun sejak 2017 dan bisa dibilang istimewa dalam proses pembangunannya, karena memang dipersiapkan sebagai Piala Dunia 2022. Stadion ini baru diresmikan pada Oktober 2021 dengan menggelar pertandingan debutnya Final Emir Cup 2021 dan FIFA Arab Cup 2021.

Hingga kini, Stadion Al-Thumama sudah digunakan untuk menggelar enam pertandingan, termasuk semifinal Arab Cup 2021 antara Qatar melawan Aljazair.

Berikut ini Liputan6.com sajikan ulasan mengenai Stadion Al-Thumama, Doha, Qatar yang punya sejumlah keunikan, dirangkum dari berbagai sumber:

Lokasi Dekat Bandara

Sebuah gambar yang diambil pada 11 Januari 2021 menunjukkan penumpang berjalan di sekitar toko-toko di aula keberangkatan Hamad International Airport Qatar dekat Doha. (KARIM JAAFAR / AFP)

Stadion Al-Thumama mulai dibangun sejak 2017 dan bisa dibilang istimewa dalam proses pembangunannya, karena memang dipersiapkan sebagai Piala Dunia 2022. Stadion Al Thumama memiliki keistimewaan ketimbang stadion-stadion lainnya di Piala Dunia. Pasalnya, venue ini cukup dekat dengan Bandara Internasional Hamad, yaitu berjarak hanya 8 km saja.

Dari segi kapasitas, Stadion Al-Thumama memiliki kapasitas yang standar seperti stadion Piala Dunia pada umumnya, yakni 40.000 kursi.

Disebutkan bahwa setelah Piala Dunia 2022 usai, setengah dari total kursi yang ada akan dibongkar. Hal itu dilakukan untuk memberi ruang pada tempat-tempat pelayanan publik bagi masyarakat sekitar.

Desain Berbentuk Peci

Stadion Al Bayt adalah veneu terbesar kedua yang akan digunakan pada Piala Dunia 2022. Al Bayt memiliki sistem atap yang bisa ditarik dan membuat Al Bayt menjadi satu-satunya stadion indoor di Piala Dunia 2022 yang dilengkapi dengan sistem pendingin internal. (AFP/Giuseppe Cacace)

Selain lokasinya yang tak jauh dari bandara, Stadion Al-Thumama juga memiliki keunikan dari segi desainnya. Jika dilihat sekilas dari kejauhan, bentuk dari Stadion Al-Thumama menyerupai gahfiya tradisional atau peci yang dipakai kaum laki-laki Arab.

Ya, bentuk stadion ini melingkar dengan warna dominan putih. Al-Thumama dirancang oleh Arsitek Ibrahim Jaidah. Ibrahim mengungkapkan, ia ingin membuktikan bahwa ajang Piala Dunia adalah event yang bisa dirayakan oleh semua orang di Qatar.

"Inspirasinya selaras dengan janji Qatar bahwasanya Piala Dunia 2022 nanti adalah ajang yang dirayakan semua orang di sini. Saya yakin desain tersebut beresonansi dengan komunitas atau budaya Arab, dan kami sangat bangga dengan rancangan inovatif ini," kata Jaidah kepada Goal International.

"Konsepnya sebenarnya sederhana saja, di mana selama perancangan, dibantu dengan 13 mitra lainnya, kami mencoba untuk mengulik memori masa kecil di kawasan Aljasra. Kami mencoba mengaplikasikan kultur Arab seperti thawb (jubah khas Arab) dan gahfiya," sambungnya.

Teknologi Pendingin

Gambar yang dirilis pada 20 November 2019, Stadion Lusail yang menjadi venue Piala Dunia 2022 sedang dalam pembangunan di utara ibu kota Qatar, Doha. Piala Dunia 2022 Qatar rencananya akan dimulai pada 21 November hingga 18 Desember. (Qatar’s Supreme Committee for Delivery and Legacy/AFP)

Stadion Al Thumama akan menerapkan sistem pendingin secara artifisial sebagai bagian dari strategi agar udara di stadion sejuk.

Selain itu, udara dalam stadion didinginkan menggunakan kipas bertenaga energi matahari kemudian dilepaskan ke seluruh area venue.

Kehadiran Stadion Al Thumama begitu megah di tengah lingkungan hijau yang rimbun.

Area bermain dan relaksasi telah dibuat tidak hanya untuk mempercantik venue, tetapi untuk lebih meningkatkan kehidupan dan masa depan komunitas lokal.



Sumber : liputan6.com

0 comments: