Warga Malaysia soal Anwar Ibrahim Jadi PM: Saya Merinding

Jumat, November 25, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Warga Malaysia mengaku merinding Anwar Ibrahim akhirnya jadi PM Malaysia. (REUTERS/HASNOOR HUSSAIN)

Pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) itu ditunjuk langsung Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah. Penunjukkan itu dilakukan setelah koalisi partai-partai gagal mencapai ambang batas kursi parlemen untuk merebut kursi PM dari hasil pemilihan umum (Pemilu).


Penunjukan Anwar Ibrahim sebagai PM pun mengundang beragam reaksi dari warga Malaysia. Salah satu warga yakni Ashruff Hassan, mengaku mengaku memiliki perasaan yang bercampur aduk antara antusias dan cemas.

"Serius, saya benar-benar merinding. Dia berjuang keras untuk mendapat kesempatan menjadi PM. Saya amat berharap ia bisa bekerja dengan baik dan membuktikan bahwa dirinya pantas," ujar Hassan seperti dikutip dari AFP.

Warga Malaysia lainnya, Muhammad Taufiq, juga mengaku amat gembira dengan terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai PM.

"Saya tak bisa mengungkapkan melalui kata-kata atas perasaan gembira mendengar pengumuman ini. Rasa optimisme sekarang mengalir dan saya yakin Anwar akan memimpin dengan baik negara ini ke depan," tutur Taufiq.

Netizen Malaysia sebelumnya membanjiri media sosial Twitter atas terpilihnya Anwar Ibrahim sebagai PM baru Malaysia.

Salah satunya yang menyambut gembira atas jabatan baru Anwar Ibrahim adalah Roman Akramovich.

Roman menuliskan setelah 24 tahun menunggu, akhirnya Anwar bisa menjadi perdana menteri. Ia juga memasukkan potongan lirik "When You Believe" yang dipopulerkan oleh Whitney Houston.

"24 tahun lamanya. Bakal ada banyak keajaiban, when you believe. Meski harapan melemah, tetap sulit mati. Anda tak akan pernah tahu keajaiban yang Anda dapatkan" tulis Roman di Twitter.

"Semua terwujud jika Anda percaya. Selamat @anwaribrahim."

Warga Malaysia lain, Holyfa, mengaku menunggu belasan tahun Anwar menjadi perdana menteri baru.

"Jika betul Anwar Ibrahim menjadi PM hari ini, saya tak tahu harus berkata apa. Saya telah menunggu dia jadi PM sejak 15 tahun lalu. Lebih dari 10 tahun," tulis Holyfa.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: