Enggak Perlu Emosi, Begini Tips Hadapi Orang yang Keras Kepala

Jumat, Desember 09, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Pastinya beberapa dari kamu memiliki teman, kerabat atau keluarga yang memiliki sifat keras kepala. Biasanya orang yang memiliki sifat ini sering kali memenangkan perdebatan hanya karena mereka ingin membuat lawan mereka lelah.
Hal ini dikarenakan orang tersebut selalu berpegang teguh dengan prinsipnya. Misalnya ada masanya ketika kamu tidak ingin situasi percakapan dengan orang yang keras kepala menjadi tegang dan berubah menjadi sesuatu yang beracun, tetapi di sisi lain, kamu juga ingin mengungkapkan pendapat maupun ide di lingkungan yang aman.
Memang, rasanya menghadapi orang yang bersikap keras kepala bukan perkara mudah. Lantas, sebenarnya bagaimana cara agar bisa menghadapi mereka dengan aman? Berikut beberapa caranya yang bisa kamu coba.

Luangkan waktu sejenak

Berhenti sejenak adalah cara yang bagus untuk menghadapi orang yang keras kepala. Kamu jangan langsung berperang dengan orang yang keras kepala. Ketika menghadapinya kamu mungkin merasa marah, frustrasi, dan lelah, oleh karena itu luangkan waktu sejenak dan bernapaslah.
Dengan waktu ini juga kamu bisa pertimbangkan apa kamu benar-benar perlu berdiskusi tentang masalah ini atau lebih baik biarkan saja.  Apa pun yang kamu putuskan, meluangkan waktu untuk bersantai dan berkumpul kembali akan membantu mengendalikan situasi sehingga tidak membuat situasi menjadi tegang.

Cari tahu kapan dia ingin bicara

Kamu mungkin tidak akan membuat banyak kemajuan jika kamu terlibat dengan orang yang keras kepala saat emosinya sedang tinggi.  Untuk itu, jika kamu ingin didengarkan, pertama-tama kamu harus memastikan bahwa mereka sedang ingin mendengarkan. Bisa-bisa kalau kamu mengobrol orang yang keras kepala pada waktu yang salah, pada akhirnya kamu hanya berbicara dengan tembok bata.

Bicaralah dengan mereka secara tenang

Berbicara kepada mereka dengan cara rasional yang tenang adalah cara menghadapi orang yang keras kepala. Jangan seakan-akan mengajari atau merendahkan mereka karena itu menghina. Hargai mereka dengan memperlakukan sebagaimana kamu ingin mereka memperlakukanmu.
Untuk itu, kamu bisa duduk santai dengan mereka dan pertahankan kontak mata untuk memastikan kamu menyampaikan maksud pembicaraanmu secara terus terang. Kemudian, bersikaplah tegas dan pertahankan volume suaramu agar tetap stabil.

Tingkatkan kesabaranmu

Kalau kamu kehilangan kesabaran atau terlalu emosional, justru itu malah bisa memperburuk keadaan. Untuk itu, aturan pertama ketika menghadapi kepribadian yang keras kepala adalah melatih kesabaranmu sendiri, kemudian kamu bisa tampilkan sikap terbuka dan kemauan untuk mendengarkan mereka, dan mudah-mudahan, mereka akan membalasnya.

Jangan menunjukkan kesalahan mereka

Terang-terangan menunjukkan kesalahan mereka bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi orang yang keras kepala. Sikap seperti ini justru bisa dianggap menghakimi.
Oleh karena itu, kamu bisa hindari memberi tahu seseorang bahwa dia salah. Daripada menyalahkan mereka, lebih baik ubah kata-kata untuk meyakinkan mereka bahwa kamu benar. Memulai dengan sesuatu yang positif tentang mereka dapat membantu melunakkan sikap keras mereka.

Berempati

Kamu tidak pernah tahu apa yang terjadi dalam hidup orang lain. Oleh karena itu, cobalah untuk menempatkan dirimu pada posisi mereka. Mereka mungkin takut akan perubahan atau gugup karena merasa tidak dianggap berharga dan sikap keras kepala mereka itulah yang menjadi cara mereka melindungi diri.  Jika kamu berurusan dengan mereka dengan cara yang penuh kasih, bisa jadi ada peluang lebih baik untuk mendapatkan hasil yang positif.

Jadilah fleksibel


Keras kepala dan tidak fleksibel tampaknya berjalan beriringan.  Kalau kamu belajar bagaimana menghadapi orang yang keras kepala, kamu harus menjadi orang yang fleksibel. Menjadi fleksibel di sini artinya adalah kamu harus meluangkan waktu untuk mendengarkan apa yang mereka katakan, mengetahui dari mana informasinya dan memahami apa yang ingin mereka katakan. 
Jika menurut kamu mereka membuat poin yang adil, beri tahu mereka, dan jika tidak, kamu bisa mengobrol dengan mereka tentang hal itu.
Sumber : kumparan.com

0 comments: