Final Piala Dunia 2022 Jadi Duel Pembuktian Pemain Muda Terbaik Antara Aurelien Tchouameni dan Julian Alvarez?

Sabtu, Desember 17, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Julian Alvarez merupakan salah satu pemain muda paling memukau di Piala Dunia 2022 (Foto: REUTERS)


FINAL Piala Dunia 2022 jadi duel pembuktian pemain muda terbaik antara Aurelien Tchouameni dan Julian Alvarez. Tak cuma Lionel Messi dan Kylian Mbappe yang perebutkan gelar top skor, dua Julian Alvarez dan Aurelien Tchouameni juga diperkirakan berebut status pemain muda terbaik Piala Dunia 2022.

Prancis dan Argentina akan bersua di laga puncak yang akan digelar di Stadion Lusail, Minggu 18 Desember 2022. Pertandingan ini akan dihelat mulai pukul 22.00 WIB.

Kylian Mbappe dan Lionel Messi

Jelang final, perbincangan terpusat kepada Lionel Messi dan Kylian Mbappe. Selain karena keduanya adalah pemain pilar yang diharapkan menjadi pembeda, mereka juga bersaing sengit dalam daftar top skor dengan sama-sama mengoleksi lima gol.

Namun demikian, nampaknya akan ada pertarungan lagi di Stadion Lusail. Yaitu adu kepantasan untuk meraih penghargaan pemain muda terbaik.

Pada setiap edisi Piala Dunia, selalu ada penghargaan untuk pemain muda terbaik untuk kategori di bawah usia 21 tahun. Baik Argentina dan Prancis sama-sama tidak memiliki pemain di bawah 21 tahun yang cukup menonjol.

Aurelien Tchouameni dan Julian Alvarez sama-sama sudah berusia 22 tahun. Jadi nampaknya sudah tidak memenuhi syarat untuk penghargaan ini.

Namun jika berandai-andai status pemain muda terbaik dinaikkan menjadi 22 tahun, maka kedua pemain ini adalah calon pertimbangan terkuat. Jurnalis Abdul Haris menganalisa keduanya dalam program Special Dialogue Okezone.

“Bisa jadi gelar pemain muda terbaik jatuh ke tim yang enggak lolos ke final. Kayak 2006 kan juga pernah kejadian seperti itu. 2006 Jerman enggak lolos ke final tapi Lukas Podolski jadi pemain terbaik,” kata Abdul Haris dalam acara Special Dialogue Okezone.

Aurelien Tchouameni

“Tchouameni kalau kita lihat di sini usianya 22 tahun, kemudian juga Eduardo Camavinga juga jarang sekali bermain walaupun secara umur memenuhi syarat. Menurut saya, bukan enggak mungkinya itu (syarat pemain muda terbaik) dinaikkan ke umur 22 tahun, saya pikir Julian Alvarez,” tandas Abdul Haris.

Menarik dinantikan bagaimana pembuktian Julian Alvarez dan Aurelien Tchouameni di lapangan nantinya. Jikalau tidak bisa dinobatkan sebagai pemain muda terbaik karena tidak memenuhi syarat umur, setidaknya keduanya akan membuktikan kepada dunia mengenai siapa yang lebih baik pada generasinya.

Sumber : okezone.com

0 comments: