Ini Alasan Sebenarnya Suzuki Cabut dari MotoGP

Rabu, Desember 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Dua pembalap Tim Suzuki Ecstar, Joan Mir dan Alex Rins. (Foto: MotoGP)

INI alasan sebenarnya Suzuki cabut dari MotoGP dan ternyata bukan hanya karena faktor finansial. Menurut pernyataan dari Marketing Group Manager Suzuki, Nobou Fujii, timnya meninggalkan MotoGP karena ingin fokus mengembangkan motor yang ramah lingkungan.

Seperti yang diketahui, Suzuki membuat heboh para pencinta MotoGP di pertengahan musim 2022 karena mengumunkan akan pergi meninggalkan ajang balap tersebut usai MotoGP 2022 berakhir. Awalnya tak ada yang tahu mengapa Suzuki berniat melepaskan diri dari ajang balap motor paling prestisius tersebut.

Apalagi mengingat kontrak Suzuki kala itu masih ada sampai 2026 di MotoGP. Tak berapa lama, diketahui Suzuki ternyata cabut dari MotoGP karena kekurangan dana untuk bisa terus bersaing di papan atas balapan tersebut.



Padahal Suzuki baru saja mengirimkan pembalapnya, yakni Joan Mir menjuarai MotoGP 2020. Namun, faktor finansial memaksa Suzuki harus meninggalkan MotoGP dan ajang balapan lainnya seperti World Endurance Championship (EWC).

“Suzuki telah memutuskan untuk mengakhiri partisipasi MotoGP dan EWC karena kebutuhan untuk mengalokasikan kembali sumber daya pada inisiatif lain untuk keberlanjutan. Balap motor selalu menjadi tempat yang menantang untuk inovasi teknologi, termasuk keberlanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia,” kata Direktur Perwakilan dan Presiden Suzuki Ecstar, Toshihiro Suzuki, dikutip dari laman resmi Suzuki, Rabu (14/12/2022).

“Keputusan ini berarti bahwa kami akan mengambil tantangan untuk membangun operasi bisnis motor baru dengan mengarahkan kembali kemampuan teknologi dan sumber daya manusia yang telah kami kembangkan melalui kegiatan balap motor untuk menyelidiki rute lain untuk masyarakat yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kendati demikian, baru-baru ini Nobou Fujii selaku Marketing Group Manager Suzuki mengakui pihaknya saat ini sedang mencoba fokus mengembangkan motor yang ramah lingkungan demi masa depan yang lebih baik. Untuk itulah mereka perlu memaksimalkan segala sumber yang ada untuk bisa fokus dalam mengembangkan motor ramah lingkungan.

“Salah satu alasannya adalah investasi di netralitas karbon. Ini bukan hanya masalah elektrifikasi. Suzuki saat ini sedang mencoba berbagai opsi,” kata Nobou Fujii, melansir dari Speedweek, Rabu (14/12/2022).

Terlepas dari apa pun alasannya, kepergian Suzuki jelas menjadi kehilangan yang cukup besar untuk MotoGP. Namun, MotoGP sebelumnya sudah pernah melepas Suzuki, tepatnya pada 2012-2014.

Dengan perginya Suzuki, maka pada balapan MotoGP 2023 nanti hanya akan ada enam tim pabrikan. Keenam tim itu adalah Ducati, Yamaha, Honda, Aprilia, KTM, dan Gas Gas.

Sumber : okezone.com

0 comments: