Rebahkan Kursi Pesawat saat Penerbangan, Wanita Ini Malah Kena Semprot Penumpang Lain

Jumat, Desember 16, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


https: img.okezone.com content 2022 12 15 406 2727533 rebahkan-kursi-pesawat-saat-penerbangan-wanita-ini-malah-kena-semprot-penumpang-lain-VU9sTWKESo.JPG

BEPERGIAN dengan transportasi umum apa saja, termasuk pesawat, Anda tentu mengharapkan kursi yang nyaman selama penerbangan. Namun, terkadang kenyamanan itu musnah hanya karena faktor antar penumpang di sekitar Anda.

Saat bepergian, ada baiknya antar penumpang saling menjaga etiket untuk tetap menciptakan suasana di dalam pesawat yang menyenangkan.

Tapi sayangnya, hal ini mungkin tidak berlaku bagi seorang pria setinggi 203,2 cm yang menolak penumpang wanita di depannya untuk berbaring di kursinya sendiri.

Melansir Mirror, penumpang wanita ini membagikan pengalaman buruknya di Reddit yang membuat dia frustasi dalam satu setengah jam penerbangan.

Ia benar-benar marah ketika pria jangkung tersebut yang duduk di belakangnya menolak untuk membiarkan tubuhnya berbaring di kursinya.

Infografis Bagian Pesawat yang Terlarang Didekati

Wanita ini mengaku marah atas klaim pria setinggi 203,2 cm, jika dia terlalu besar dan berusaha kuat untuk menjaga kursinya tetap tegak selama penerbangan jarak pendek.

Penumpang wanita ini lebih lanjut menuliskan, “Setelah lepas landas, orang di depan merebahkan kursinya. Tidak masalah, saya merebahkan kursi saya, tetapi pria yang duduk di belakang saya justru melarang,” kata dia.

Pria jangkung tersebut kata dia tak bisa menjulurkan kakinya ke ruang kursi lorong dan jendela jika dia merebahkan tubuh di kursinya. Wanita ini sempat setuju untuk tidak menurunkan kursi, namun dia dan pria itu masih terus berdebat tentang pilihan tempat duduk si pria jangkung ini di pesawat.

“Saya berkata, ‘Ya tidak masalah, saya tidak akan merebahkan kursi saya tetapi lain kali, Anda dapat memilih kursi yang berbeda agat tidak merepotkan lima orang lainnya,” tulisnya.

Penumpang pria itu sempat menjelaskan, biasanya pramugari memberi kursi di lorong atau meng-upgrade-nya, tetapi kali ini dirinya tidak beruntung. Pria itu juga berkata, dirinya egois dan tak punya pilihan lain.

Belum selesai sampai di situ, wanita ini menuliskan, “Sejujurnya yang mengganggu saya adalah perilaku mencari rente dan prinsipnya,” kata wanita itu.

Tulisan yang wanita ini bagikan ke Reddit membuat beberapa tanggapan memenuhi kolom komentarnya, menyimpulkan seharusnya dia tidak mencoba merebahkan kursinya sejak awal.

“Saya tidak akan pernah membaringkan kursi saya, kecuali tidak ada orang di belakang saya. Saya tidak bisa membuat hidup orang lain menjadi lebih buruk,” tulis seseorang.

Komentar lain menyetujuinya, “Saya juga tidak berbaring. Rasanya tidak sopan, dan penerbangan yang biasanya saya lakukan di pesawat kecil di mana sudut berbaring sangat menyedihkan sehingga tidak membuat perbedaan dalam kenyamanan saya,” terang yang lain.

Infografis Pesawat

Sebagian komentar mengungkapkan keberpihakan kepada wanita ini untuk bisa membuat dirinya nyaman, terutama mengingat penumpang di depan.

“Berbaring adalah hak Anda sebagai penumpang pesawat,” tulis seseorang yang setuju.

“Bukan tanggung jawab Anda untuk membuat orang lain nyaman," imbuh warganet.

“Dia benar-benar harus membayar untuk ruang kaki tambahan. Seperti berdiri, dia mengharapkan semua orang di sekitarnya puas dengan ruang yang lebih sedikit karena tidak mau membayar lebih,” sindir lainnya.


Sumber : OKEZONE.COM

0 comments: