Unik! WNI Ini Buka Jastip Nasi Padang hingga Pecel Lele ke Belanda

Sabtu, Desember 17, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Usaha jasa titip (jastip) masih banyak dilakukan, termasuk oleh warga Indonesia ini. Ia menawarkan ragam makanan populer di Indonesia seperti nasi Padang hingga pecel lele untuk dikirim ke Belanda!

Istilah jastip atau jasa titip memang sudah lama populer. Hal ini biasanya dilakukan oleh seseorang yang menawarkan jasanya untuk dititipkan barang, bisa dari luar negeri ke dalam negeri maupun sebaliknya.


Usaha jastip seperti ini memperbolehkan pelanggan untuk menitip barang apa saja, mulai dari barang mewah, pernak-pernik, hingga makanan. Jika ada yang jastip makanan, mereka biasanya akan menerima makanan kering saja yang tidak sulit dibawa dan bertahan cukup lama selama perjalanan.

Tetapi tidak dengan warga Indonesia ini yang justru membuka jasa titip makanan dengan variasi yang tidak biasa. Pasalnya ia membuka jastip makanan basah yang unik-unik mulai dari pecel lele, rendang jengkol, bahkan sampai ada nasi padang yang akan dikirimkan ke Belanda.

Melalui unggahan akun di TikTok @inisiiqballl (11/12), warga Indonesia bernama Iqbal itu menunjukkan beberapa makanan-makanan yang sudah dipesan oleh pelanggannya yang berada di Belanda.

Pesanan makan yang diterima olehnya memang begitu banyak yang terdiri dari berbagai macam variasi. Tampak ada makanan kaki lima hingga makanan cepat saji yang populer di indonesia.

Jika dilihat dalam video, ia menunjukkan telah menerima pesanan yang terdiri dari rendang jengkol sebanyak 2 kilogram, jeroan bacem seberat 1 kilogram, puluhan pesanan nasi Padang, brutu atau tunggir ayam seberat 1 kilogram, pecel lele sebanyak 31 ekor, pete cina 1 kilogram, otak-otak abang-abang 25 buah, hingga 3 porsi Hokben.

Nasi padang pesanan pelanggan yang akan dikirimkan ke Belanda. Foto: TikTok @inisiiqballl

Dengan pesanan yang banyak ini, akun TikTok @inisiiqballl pun menulis keterangan, "Bawa jastip makanan Indonesia sampai 80 kg++ ke Belanda bestie."

Semua permintaan makanan dari pelanggannya itu pun akhirnya diproses vacuum terlebih dahulu agar lebih mudah dan tahan lama, barulah dikirim langsung ke Belanda.

Unggahan video yang telah ditonton oleh hampir 400 ribu orang ini pun mendapat reaksi beragam dari para netizen. Melihat makanan yang dititipkan lebih banyak makanan basah, terlebih penerbangan ke Belanda membutuhkan waktu lama, lantas para netizen pun bertanya-tanya tentang keamanan makanan tersebut.

Seorang netizen berkomentar, "Kok ndak basi ya, caranya bagaimana biar gak basi?"

Netizen lain juga turut berkomentar, "Sampai sana emang nggak basi tuh, walaupun udah di vakum kalau gak masuk freezer packing 1 2 hari kuatnya."

Sementara netizen lain juga bertanya-tanya bagaimana makanan ini bisa lolos sampai ke tangan pelanggan di Belanda setelah harus melewati bandara, bea cukai dan proses lainnya.

"Ini gimana ceritanya bisa lolos waktu di bandara?" pungkas netizen.

"Waduh hebat juga makanan-makanan ini bisa masuk banyak ke negara Belanda. Ke Australia sulit sekali masukin makanan," ujar netizen lain.

Dengan jasa titip makanan unik ini, rupanya ada asal-usul menarik. Kepada detikFood (16/12), salah satu pemilik usaha jastip bernama Tika mengungkap bahwa mereka mulai membangun bisnis ini sejak 2013. Berawal dari keisengan orang tua Tika yang mencari kesibukan di waktu luang di Belanda.

"Dibangun tahun 2013, awal mula karena ibu saya nggak betah di Belanda, nyari kesibukan buat nambah waktu luang dan jadilah ide buat masak-masak dan buka orderan makanan," ucapnya ketika dikonfirmasi oleh detikfood.

Terlepas dari hal itu, banyak juga orang Indonesia di Belanda yang sering bercerita kepada ibunya perihal rasa rindu mereka terhadap makanan Indonesia. Dari sinilah ibu Tika berpikir untuk mengobati rasa rindu orang-orang Indonesia di Belanda itu.

Akhirnya bisnis jasa titip makanan ini pun berkembang hingga sekarang. Untuk jenis-jenis makanannya, Tika pun mengungkap tak sedikit pelanggan yang menitip makanan aneh-aneh.

"Aneh-aneh kak, paling aneh ada yang mesen tunggir ayam (brutu atau pantat ayam), pete, jengkol, ibu hamil minta dibawain roti abon papua asli. Usus, jeroan sapi, dan lainnya," ucap Tika kepada detikfood.

Setelah semua makanan jastipan sudah dibeli, WNI ini pun akan membungkusnya dengan vacum seal agar aman dan tahan lama. Foto: TikTok @inisiiqballl

Sementara perihal keamanan dan keselamatan makanan, Tika pun mengungkap, "Biar gak basi, harus make sure bersih dan di vacuum seal. Jastip kami lewat udara, cukai alhamdullilah aman tertib, procedural."

Untuk masalah biaya, melalui akun Instagram @jastipbytikitim, biaya per kilogramnya dihargai 15 Euro atau sekitar Rp 247 ribu. Dalam kolom komentar, beberapa netizen masih mewajarkan harga ini mengingat Jakarta-Belanda jaraknya jauh.

"Wajar lah, Indo-Belanda jauh," komentar seorang netizen.


Sumber : detik.com

0 comments: