Apple Mau Bikin Chip Serba Bisa untuk iPhone

Selasa, Januari 10, 2023 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments



Apple disebut sedang menggarap chip untuk iPhone yang punya bermacam kemampuan, dari mulai sebagai modem seluler, WiFi, sampai Bluetooth.

Mereka pun disebut mengembangkan chip sendiri yang nantinya bakal menggantikan chip WiFI dan Bluetooth dari Broadcom yang saat ini dipakai. Chip buatan sendiri itu disebut bakal mulai dipakai mulai 2025 mendatang.

Sementara modem 5G untuk iPhone bikinan Apple disebut baru akan tersedia pada akhir 2024 atau awal 2025. Niat Apple membuat modem sendiri untuk menggantikan modem Qualcomm yang dipakai itu sudah ada sejak lama, namun belum bisa terwujud sampai saat ini.

Bahkan untuk mewujudkan niatnya itu, Apple sampai sudah mengakuisisi divisi modem Intel pada 2019.

Qualcomm sendiri saat melaporkan kinerja keuangan Q4 2022 lalu menyebut memperkirakan banyak modem 5G-nya bakal dipakai di iPhone pada 2023.

Setelah itu baru Apple bakal memakai modem custom buatannya sendiri di satu produk, dan kemudian melakukan transisi di semua lini produknya dalam rentang waktu tiga tahun.


Qualcomm sendiri masih yakin kalau pesanan modem 5G untuk iPhone akan naik 20% pada 2023 dibanding prediksi sebelumnya, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Selasa (10/1/2023).

Sebelumnya diberitakan kalau Qualcomm adalah penyebab pengembangan modem 5G buatan Apple terganjal.

Batalnya produksi modem 5G tersebut bukan karena Apple gagal mendesain modem tersebut. Malainkan karena ada masalah dengan paten Qualcomm yang membuat Apple tak bisa menyelesaikan pengembangan modem tersebut.

Tampaknya ini ada kaitannya dengan kekalahan Apple di Meja Hijau, di mana Apple berusaha membatalkan dua paten milik Qualcomm dan permintaannya itu ditolak oleh hakim.

Apple dan Qualcomm sudah bertahun-tahun berselisih. Ada yang masalahnya sudah selesai, namun ada juga yang masih berlanjut di Meja Hijau. CEO Apple Tim Cook pun pernah mengeluhkan masalah Qualcomm ini dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

"Masalah yang kami hadapi dengan Qualcomm adalah mereka punya aturan tidak ada chip tanpa lisensi. Ini, menurut kami, adalah ilegal. Lalu kedua, mereka punya kewajiban untuk menawarkan portfolio mereka secara adil, masuk akal, dan tidak mendiskriminasi, dan mereka tidak melakukan hal itu. Mereka mematok harga yang sangat tinggi," ujar Cook.

Sumber : detik.com

0 comments: