Beruntung Banget! Athi' Masuk SMP sampai S2 Tanpa Tes, Ini Cerita Inspiratifnya

Rabu, Januari 11, 2023 Jarmani. S.Pd, M.Pd 0 Comments



Apakah detikers pernah membayangkan bagaimana menapaki tiap jenjang pendidikan tanpa harus ikut tes masuk? Itulah yang dialami oleh Athi' Nur Auliati Rahmah.

Lulusan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu memasuki jenjang SMP, SMA, sarjana, hingga magister tanpa melalui seleksi. Tak berhenti di sana, saat lulus dari UNY sebelumnya, Athi' juga berpredikat cumlaude tanpa skripsi.

Namun, bukan berarti Athi' menorehkan prestasi-prestasi ini karena keuangan atau koneksi. Peraihannya sejak sekolah dasar, utamanya di bidang fisika dan desainlah yang membuatnya demikian.

Perjalanan SMP-S2 Tanpa Tes
Menekuni Fisika dan Desain sejak SMP
Berawal ketika Athi' duduk di bangku sekolah dasar di Pamekasan, perempuan kelahiran Jombang tahun 2000 itu tertarik pada bidang fisika setelah membaca buku IPA Fisika Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) karya Prof Yohanes Surya.

Tidak hanya tertarik dan membacanya, Athi; juga mengotak-atiknya hingga kemudian memenangkan lomba fisika di SMPN 2 Pamekasan. Oleh sebab itu, Athi' masuk SMP favorit di Madura tersebut tanpa tes.

Pada jenjang SMP, Athi' aktif mengikuti lomba bidang fisika, lomba nonakademik bidang seni, hingga ikut pameran seni dan menjadi duta sanitasi. Seperti dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, saat itu, Athi' pun masuk kelas unggulan fisika.

Meskipun masih SMP, pada kelas unggulan itu Athi' juga belajar fisika tingkat SMA. Dia pun menjuarai beberapa lomba fisika tingkat SMP yang akhirnya mengantarkannya masuk ke SMA 1 Pamekasan tanpa tes.

Semasa SMA, Athi' masih memenangkan beberapa kali juara lomba poster, seni, debat, sampai fisika tingkat daerah maupun nasional. Lagi-lagi, prestasi ini mengantarkannya masuk ke jenjang pendidikan berikutnya tanpa tes. Dia diterima di Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA UNY melalui jalur prestasi tahun 2018.

Lanjut S2 Tanpa Kurasi
Athi' pernah memperoleh medali emas pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) divisi Poster Digital yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek pada 2021 lalu.


Pada tahun yang sama, dia dan tim dari UNY meraih juara pertama Talent Challenge jenjang pendidikan tinggi pada Puncak Persembahan Prestasi Talenta Indonesia yang juga diselenggarakan Puspresnas.

Prestasi Athi' pun membuat UNY mengapresiasinya dengan kelulusan cumlaude tanpa skripsi serta terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi I pada wisuda UNY bulan Februari 2022.

"Skripsi saya dikonversi oleh UNY dengan perolehan medali emas LDIM atau istilahnya RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) sehingga saya lulus bebas skripsi, kalau cumlaude, seperti mahasiswa pada umumnya yang IPK di atas 3.5," ujarnya.

Prestasi LDIM ini juga membawa Athi' ke jenjang S2 di luar negeri. Pada September 2022 lalu, dia mendapat Beasiswa Indonesia Maju (BIM) tanpa kurasi di Nanoscience and Functional Nanomaterials, School of Physics, University of Bristol, Inggris.

"Saya juga berterima kasih pada Puslapdik-Kemdikbudristek yang telah menyelenggarakan BPI sehingga saya jadi bisa melanjutkan studi magister ke salah satu dari empat kampus yang telah memberi saya unconditional offer di UK dan tanpa kurasi, " ujarnya.

Sumber : detik.com

0 comments: