Dear Pendaki, Ini Tips Anti Nyasar Saat Turun Kabut di Gunung Ayamayam

Rabu, Januari 11, 2023 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi kabut. (Foto: Istimewa)

Solo - Gunung Ayamayam yang terletak di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Purworejo, menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki gunung. Namun salah satu tantangan yang harus dihadapi oleh para pendaki adalah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Saat mendaki gunung tidak selalu dihadapkan dengan cuaca yang bersahabat. Tak jarang pendaki menghadapi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat hingga kabut. Kondisi cuaca ekstrem tersebut pun tak jarang membuat sejumlah pendaki tersesat.

Hal serupa juga dapat terjadi di Gunung Ayamayam. Untuk menghadapi cuaca ekstrem, berikut beberapa tips agar tidak nyasar di Gunung Ayamayam saat turun kabut.


Tips Anti Nyasar Saat Turun Kabut di Gunung Ayamayam

1. Kenali Medan Pendakian dengan Baik
Untuk menjaga keselamatan diri saat mendaki, sebaiknya kenali medan pendakian dengan baik sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Ayamayam. Langkah awal yang dapat dilakukan untuk mengenali medan pendakian dengan baik adalah dengan melakukan riset mengenai karakter jalur Gunung Ayamayam itu sendiri.

Riset ini diperlukan agar bisa mengantisipasi dan mengambil keputusan dengan benar apabila cuaca ekstrem terjadi saat tengah mendaki gunung. Utamanya, para pendaki sebaiknya mencari banyak informasi jalur aman yang bisa dilewati saat kondisi cuaca tidak menentu.

2. Tetap Tenang dan Jangan Panik
Meskipun kondisi cuaca ekstrem atau kabut mulai turun, sebaiknya jangan dihadapi dengan kepanikan dan khawatir yang berlebihan. Panik dan khawatir yang berlebihan justru dapat membuat kesulitan berpikir.

Sebaiknya, diskusikan dengan rombongan mendaki untuk mencari jalan keluar yang aman. Dengan berbekal pengetahuan jalur pendakian yang baik, diskusi dengan rombongan bisa menjadi solusi yang tepat saat terjadi cuaca ekstrem.

3. Gunakan Penanda
Kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi tersebut bisa diatasi dengan memberi penanda di tempat-tempat tertentu saat perjalanan mendaki. Penanda ini bisa berupa pita kecil dengan warna cerah, tali, atau benda lainnya yang tentunya berwarna terang.

Penanda ini bisa menjadi petunjuk yang dapat mengarahkan pendaki saat akan kembali turun gunung.

4. Jaga Jarak Aman dan Jangan Terpisah dari Rombongan
Saat kondisi kabut, sebaiknya tetap menjaga jarak aman dengan teman serombongan agar tak tertinggal. Kondisi kabut tentu saja membuat jarak pandang menjadi tak begitu jelas.

Kekompakan dan komitmen saling menjaga satu sama lain antarteman saat mendaki sangat dibutuhkan saat memutuskan akan mendaki gunung.

5. Peka Terhadap Sekitar Jalur Pendakian
Kepekaan juga dibutuhkan saat mendaki gunung, hal ini sangat berguna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak menentu saat mendaki gunung, seperti cuaca ekstrem hingga kabut.

Perhatikan kondisi sekitar saat mendaki gunung, beri perhatian lebih terhadap tanda-tanda atau hal unik yang ada di Gunung Ayamayam. Hal tersebut berguna agar para pendaki memiliki ingatan yang tajam, sehingga bisa membantu mengingat kembali jalur pendakian yang benar dan terhindar dari tersesat.

Nah, itu dia sederet tips aman agar pendaki tidak tersesat di Gunung Ayamayam saat turun kabut. Hati-hati ya, Lur!


Sumber : detik.com

0 comments: