Lestarikan Budaya Jawa, Warga Krebet Bantul Gelar Merti Dusun

Selasa, Januari 24, 2023 Majalah Holiday 0 Comments

Merti dusun bukan kegiatan yang asing lagi bagi masyarakat di Yogyakarta. Bahkan adat budaya satu ini masih terus dilestarikan.
Salah satu yang melestarikan merti Dusun adalah Padukuhan Krebet yang terletak di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul.
Kepala Dukuh Krebet, Kemiskidin mengatakan masyarakat setempat terus berkomitmen untuk melestarikan kebudayaan merti dusun itu, baik dengan cara bersih-bersih di lingkungan tempat tinggal, makan bersama dari hasil bumi hingga arak kirab Kenduri.
Kemiskidin menjelaskan kebudayaan Merti dusun itu rupanya telah turun temurun diwariskan oleh leluhur ini. Ia mengaku kegiatan merti dusun telah rutin dilakukan sejak tahun 1948. Sehingga acara kali ini merupakan gelaran ke 74 tahun oleh warga Krebet.
Melalui acara merti dusun yang bertema 'Rumongso Handarbeni Mulad Sarira Hangrasa Wani', mereka kemudian mengharapkan perlindungan agar warganya selalu diberikan kesehatan dan kemakmuran. Selain itu, kebudayaan yang ada juga tetap lestari ke setiap generasi yang menyaksikannya.
"Itu wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa bahwa kita sudah diberikan berbagai rejeki, diberikan kesehatan dan berbagai nikmat yang kita terima," kata Kepala Dukuh Krebet, Kemiskidin, Sabtu (21/1/2023).
"Dengan adanya (acara) budaya seperti ini, harapan kita nek cara bien, apapun yang digarap, Jowo ne Ojo nganti lali. Seperti kita tidak melupakan budaya yang ada tetapi kita meningkatkan budaya yang sudah ada," ujar Kemiskidin.
Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo turut hadir dalam acara ini. Ia mengapresiasi kegiatan merti dusun di Padukuhan Krebet yang masih lestari hingga saat ini.
Menurutnya, selain untuk melestarikan budaya, merti dusun juga menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat untuk mewujudkan kebersamaan dalam rangka pencapaian kesejahteraan masyarakat.
Apalagi budaya gotong royong dan kebersamaan yang dihadirkan telah menjadi pilar terwujudnya visi Kabupaten Bantul selama ini.
"Nek wargane guyub, bergotong royong, maka pembangunan akan lancar," tandasnya. *** (Maria Wulan)


Sumber : kumparan.com

0 comments: