Nama Bahasa Daerah Batak, Bahasanya Kaya dan Unik Banget

Senin, Januari 23, 2023 Majalah Holiday 0 Comments

Nama Bahasa Daerah Batak. Foto: Shutterstock

Suku Batak adalah suku terbesar ketiga di Indonesia. Suku ini kaya akan budaya, dan nama bahasa daerah Batak pun beragam.
Di Sumatera Utara sendiri, Suku Batak mendiami beberapa kabupaten, seperti Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi, Tapanuli Utara, dan Asahan.
Masing-masing wilayah menggunakan bahasa daerah dengan dialek berbeda. Ada dialek Karo, dialek Pakpak, dialek Simalungun, dialek Toba, dialek Angkola, dan masih banyak lagi.

Nama Bahasa Daerah Batak

Terdapat dua bahasa daerah Batak, yakni Batak Toba dan bahasa Batak Mandailing.
Bahasa Batak Toba dan Bahasa Batak Mandailing merupakan bahasa yang tergolong dalam keluarga bahasa Austronesia, sebuah bahasa yang dituturkan masyarakat di Sumatera Utara.
Namun, menurut jurnal Kekerabatan Bahasa Batak Toba dengan Bahasa Mandailing, kedua bahasa tersebut berpisah sekitar tahun 986 M yang lalu.

1. Bahasa Batak Toba

Bahasa Batak Toba merupakan bahasa daerah di Tapanuli Utara dan beberapa daerah lainnya. Bahasa Batak Toba digunakan dalam pergaulan sehari-hari, hingga upacara adat.
Bahasa Batak Toba memiliki kekhasan baik dari segi bentuk maupun makna kata. Dalam bahasa Batak Toba, intonasi sangat mempengaruhi makna.
Misalnya, kata marbottar itu berarti putih, sedangkan kata marbot'tar berarti ada darah. Contoh lain, kata margota itu berarti bergetah, sedangkan margota' berarti berdarah.
Dialek Bahasa Batak Toba juga beragam. Masing-masing wilayah punya dialek sendiri, seperti:
  • Dialek Silindung meliputi wilayah Tarutung, Sipoholon, Pahae Jae, Sipahutar, Pangaribuan, dan Garoga.
  • Dialek Humbang meliputi wilayah Siborong-borong, Dolok Sanggul, Lintong Nihuta, Muara, Parmonangan, dan Onan Ganjang.
  • Dialek Toba meliputi wilayah Balige, Lagu Boti, Porsea, Lumban Julu, Parsoburan, dan Silaen.
  • Dialek Samosir meliputi wilayah Palipi, Pangururan, Onan Runggu, Simanindo, dan Harean.
  • Dialek Sibolga meliputi wilayah Silindung.

2. Bahasa Batak Mandailing

Bahasa Batak Mandailing disebut juga Hata Mandailing. Bahasa Batak Mandailing sama seperti Batak Toba, digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari, hingga upacara adat atau ritual.
Ada ciri khas tersendiri soal bahasa Batak Mandailing, baik dari segi bentuk, proses pembentukan kata, makna kata, hingga ragam pemakaiannya.
Dalam bahasa Batak Mandailing, intonasi juga sangat mempengaruhi arti. Misalnya, kata ba'gas berarti rumah, sedangkan kata bag'as berarti dalam.
Contoh lain, misalnya kata parmangan yang punya makna suka makan, uang yang digunakan untuk membeli makanan, dan cara makan. Semuanya tergantung cara pengucapan parmangan.
Bahasa Batak Toba dan bahasa Batak Mandailing masih punya beberapa kemiripan. Contohnya, kata 'apa' dalam bahasa Batak Toba adalah 'aha', begitupun bahasa Batak Mandailing.
Contoh lainnya, bahasa Batak Toba dan bahasa Batak Mandailing sama-sama menyebut lidah sebagai 'dila'.
Itulah nama bahasa daerah Batak. Bahasa daerah ini enggak hanya dituturkan di Sumatera Utara, tapi juga di wilayah lain, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Riau.


Sumber : kumparan.com

0 comments: