Thailand Perketat Tes Pendatang saat China Diterjang 'Tsunami' Covid

Selasa, Januari 10, 2023 Majalah Holiday 0 Comments

Thailand memperketat aturan bagi pelancong yang datang ke negaranya di tengah kekhawatiran sejumlah negara atas lonjakan kasus Covid-19 di China. (AP/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNN Indonesia -- Thailand memperketat aturan bagi pelancong yang datang ke negaranya di tengah kekhawatiran sejumlah negara atas lonjakan kasus Covid-19 China.

Negeri Gajah Putih bakal meminta para pelancong untuk menyerahkan bukti telah divaksinasi penuh.

Otoritas Penerbangan Sipil Thailand (Civil Aviation Authority of Thailand/CAAT) menyatakan semua pelancong asing harus menyerahkan bukti telah divaksinasi penuh atau surat keterangan telah sembuh dari Covid-19 dalam enam bulan terakhir mulai Senin (9/1) ini.

Mereka yang tidak divaksinasi juga diwajibkan menunjukkan keterangan medis berisi alasan mereka tidak menerima suntikan tersebut.

CAAT menyatakan pihaknya telah merilis daftar terkait berapa banyak dosis vaksin yang dibutuhkan untuk berbagai jenis vaksin Covid-19 di situs webnya.

Mereka lalu menegaskan maskapai penerbangan bakal bertanggung jawab untuk memeriksa dokumen penumpang pesawat sebelum lepas landas.

Aturan pengetatan ini juga disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Thailand. Kemenkes menyatakan para pelancong dari negara tertentu juga diminta menunjukkan bukti asuransi kesehatan terkait perawatan Covid-19.

"Pelancong asing yang datang ke Thailand dari negara yang diwajibkan menyerahkan hasil negatif tes PCR harus menunjukkan bukti asuransi kesehatan yang mencakup perawatan Covid-19," bunyi keterangan Kementerian Kesehatan Thailand seperti dikutip Reuters.

Sejauh ini, aturan ketat tersebut tidak berlaku bagi pelancong yang transit di Thailand.

Aturan ketat Thailand ini sebelumnya dibatalkan pada Oktober lalu. Namun kebijakan diberlakukan kembali setelah China membuka perbatasan mereka di tengah lonjakan kasus Covid-19 negara itu.

China memang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi usai mencabut kebijakan nol-Covid mereka pada 7 Desember lalu. Sejumlah negara pun khawatir risiko penularan Covid-19 Beijing ke negara mereka.

Amerika Serikat, Uni Eropa, Jerman, Swedia, Inggris, Prancis, India, Malaysia, Taiwan, hingga Korea Selatan merupakan beberapa negara yang memutuskan memperketat aturan bagi pelancong dari Beijing.

Maroko bahkan terang-terangan melarang pelaku perjalanan dari China mendatangi negaranya mulai 3 Januari.

Sejauh ini, Thailand mengaku bakal kedatangan 286 penumpang pesawat dari Xiamen Senin ini.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: