Upaya Pelestarian Batik di Indonesia

Jumat, Januari 13, 2023 Majalah Holiday 0 Comments


Batik merupakan budaya Indonesia yang sangat diminati oleh masyarakat Indonesia bahkan sampai ke negara Malaysia. Semua kalangan masyarakat di Indonesia menggunakan batik, dari remaja, anak-anak, hingga orang dewasa pun menggunakannya karena batik menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia.

Ketika batik mulai terkenal, negara Malaysia mulai mengakui bahwa batik sebagai budaya aslinya. Masyarakat Indonesia pun mulai resah dengan pengakuan tersebut. Oleh sebab itu, kita harus melestarikan budaya batik agar tidak diklaim oleh negara tetangga.
Berawal dari hal kecil, seperti mengenalkan budaya batik kepada mahasiswa agar menumbuhkan rasa cinta tanah air yang tinggi dengan mengenakan batik di perguruan tinggi, dan juga ikut memasarkan batik ke masyarakat luas.
Pemerintah harus mengeluarkan kebijakan wajib menggunakan batik untuk para mahasiswa di setiap perguruan tinggi di Indonesia sebagai upaya mempertahankan warisan budaya Indonesia agar terhindar dari pengakuan negara Malaysia.

Negara Malaysia sangat mudah mengakui batik sebagai warisan budayanya

Informasi mengenai batik sebagai budaya asli Indonesia di negara lain masih kurang. Salah satu faktornya mungkin karena kurangnya penggunaan batik oleh kaum muda di Indonesia. Hal ini menyebabkan negara Malaysia mudah mengeklaim batik sebagai budaya aslinya.
Salah satu peristiwa batik yang di klaim oleh negara Malaysia yaitu ketika salah satu Miss World yang berasal dari Malaysia mengunggah suatu postingan di media sosial dan membuat caption “I am so grateful to have been taught to appreciate cultural diversity and i would like to thank my designer for this beautiful dress for my final night. I am proud representing my country and i am ready for a whole new journey” (Lavanya Sivaji, 2021) dan bisa diartikan bahwa ia mengakui batik adalah budaya yang berasal dari negaranya.
Adanya teknologi yang semakin berkembang menyebabkan perubahan pada kehidupan masyarakat Indonesia. Salah satu hal yang mengalami perubahan adalah gaya berpakaian dengan menggunakan pakaian yang lebih simpel. Perubahan ini terjadi karena adanya pengaruh modernisasi dari negara lain. Dengan adanya teknologi ini, mahasiswa dapat dengan mudahnya melihat gaya berpakaian dari negara lain dan menirunya. Hal inilah juga yang menyebabkan adanya penurunan minat mahasiswa dalam menggunakan batik.

Upaya pemerintah dalam menjaga batik

Usaha yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga identitas batik sebagai budaya asli Indonesia yaitu salah satunya dengan mengeluarkan kebijakan wajib menggunakan batik pada setiap perguruan tinggi di Indonesia.
Dengan mengeluarkan kebijakan tersebut, diharapkan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dapat melestarikan atau menjaga batik sebagai budaya asli Indonesia.
Selain dengan mengeluarkan kebijakan tersebut, upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga batik sebagai budaya asli Indonesia adalah menggunakan batik dalam beberapa acara pertemuan antar negara yang diadakan di Indonesia.
Dalam pertemuan antar negara tersebut, pemerintah juga dapat menyampaikan bahwa batik yang digunakan ini adalah budaya asli yang berasal dari Indonesia. Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah tersebut dapat menjaga keaslian batik sebagai budaya asli Indonesia, supaya tidak dapat dengan mudah diklaim oleh Malaysia ataupun negara-negara tetangga lainnya.

Mahasiswa mendukung upaya pemerintah dalam menjaga batik

Mahasiswa harus membantu pemerintah dalam upaya menjaga keaslian batik sebagai budaya asli Indonesia dengan menggunakan batik di kampus. Batik dapat digunakan pada setiap hari Rabu atau ketika pelaksanaan ujian semester. Mahasiswa dalam memilih model pakaian lebih fashionable, begitupun dengan batik yang dapat mereka kemas menjadi batik yang lebih modern atau kekinian.
Budaya berkain saat ini sudah terkenal di kalangan mahasiswa. Mahasiswa juga dapat melakukan beberapa kegiatan di dalam kampus salah satunya dengan mengadakan acara yang disebut dengan berkain. Salah satu artis sekaligus dosen praktisi yakni Prilly Latuconsina membagikan fotonya ketika dia sedang berkain dalam proses belajar mengajar di kampus. Selain itu, BEM UNAIR juga menggelar kampanye bertagar #BebasBerkain dalam gelaran Social Action, mahasiswa dalam acara ini menggalakkan kampanye dengan berfoto menggunakan kain batik lalu foto tersebut diunggah melalui media sosial.” (Trisna Wulandari, 2022)
Kebijakan pemerintah bagi mahasiswa wajib menggunakan batik di setiap perguruan tinggi di Indonesia ini menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga keaslian batik sebagai budaya asli Indonesia supaya tidak mudah diklaim oleh negara lain. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk menambah rasa cinta pada produk Indonesia di kalangan mahasiswa.
Saran dari saya, untuk para mahasiswa harus konsisten dalam melaksanakan kebijakan yang telah dibuat oleh pemerintah terkait dengan wajib menggunakan batik di kampus. Agar tetap menjaga warisan budaya batik dan membuat batik menjadi semakin terkenal dengan berbagai model yang lebih fashionable

Sumber : kumparan.com

0 comments: